- Warga Gunung Manik Majalengka Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Depan Rumah
- Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Majalengka Paparkan Capaian Ekonomi Gemilang dan Penurunan Kemiskinan.
- Amankan Wisata Terasering Panyaweyan, Babinsa Sertu Hendra: Kami Pastikan Pengunjung Nyaman
- Sinergi TNI-Polri Amankan Wisata Lebaran, Dandim Majalengka Ikuti Anev Sitkamtibmas Nasional
- Pemkab Majalengka akan Berlakukan WFH Setiap Hari Senin pelayanan Umum tetap Berjalan.
- 100 Anggota Pramuka Majalengka Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026.
- Lapas Kelas IIB Majalengka Berikan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada 195 Narapidana
- Momen Upacara 17-an di Kodim Majalengka, Dandim Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Prajurit
- KSK Ramadhan Gerakan Pramuka Majalengka 2026 Sukses Digelar, DKC Masa Bakti 2025–2030
- Silaturahmi Ramadhan Pramuka Majalengka (Si Rama - Rama), Sampaikan Pesan Karakter Pemuda Berakhlak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-80 di Morotai Berlangsung Khidmat

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara— Upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Merah Putih Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Minggu (17/8/2025). Bertindak sebagai inspektur upacara yakni Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda KUM Kristian Abraham Rantung, S.H.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Pulau Morotai, di antaranya Bupati Pulau Morotai Drs. Rusli Sibua, M.Si., Ketua DPRD Muhammad Rizki Djalal, Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., Danlanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Anang Heru Setiyono, S.E., M.M., M.Han., Kapolres AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H., Danlanal Mayor Laut (P) Benie Hermawan, serta jajaran OPD, camat, kepala desa, ASN, pelajar, dan masyarakat.
Baca Lainnya :
Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T. menyampaikan bahwa momentum penurunan bendera bukan hanya sebagai penutup rangkaian upacara peringatan HUT RI, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan semangat persatuan.
“Penurunan bendera ini memiliki makna penghormatan atas perjuangan para pahlawan. Kita semua dituntut untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja nyata, menjaga persatuan bangsa, dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya".











