- Expo atau Pasar Malam? Kembalikan Jati Diri Pameran Majalengka
- Program BENGRAS Bupati Eman Suherman, Lebih dari 600 Warga Majalengka Jalani Operasi Katarak Gratis.
- Kecamatan Leuwimunding Luncurkan Inovasi, Simpatik Paman Bansos
- Danramil Talaga Hadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Talaga Majalengka Tahun 2027
- Satnarkoba Polres Majalengka Ungkap Jaringan Pengedar Narkoba di Tiga Wilayah
- Pemkab Majalengka Dukung Penggunaan Atap Genting, Dorong Ekonomi Rakyat.
- Anggota Koramil Jatitujuh Hadiri Gerak Jalan Santai HUT Kabupaten Majalengka ke-186 Wilayah Utara
- Tokoh Agama Majalengka Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden RI
- DKC Majalengka Resmi Luncurkan Saluran WhatsApp dan Instagram sebagai Media Informasi dan Komunikasi
- Kodim 1514/Morotai Dukung Operasi Keselamatan Kie Raha 2026
Desa Parapatan Wakili Jawa Barat di Fano World Kite Festival 2025 di Denmark

Literasikata.id Majalengka – Kabar membanggakan datang dari Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Tim pelayang tradisional dari Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Majalengka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang internasional Fano World Kite Festival 2025 yang akan digelar pada 14–21 Juni 2025 di Fano, Copenhagen, Denmark.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pelestarian budaya layang-layang tradisional Indonesia di panggung dunia. PELANGI Majalengka dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Agus Endang Sutrisno, Kepala Dusun Desa Parapatan, membenarkan kabar keberangkatan tim ke Denmark. “Benar, saat ini rombongan kami sedang melakukan persiapan menuju Fano, Copenhagen. Semoga bisa mengharumkan nama Majalengka dan Jawa Barat di ajang internasional,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (12/6/2025).
Baca Lainnya :
Pelepasan resmi tim pelayang Majalengka digelar dengan penuh semangat dan dukungan dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Parapatan Taryono, Babinsa Kopda Agus Setyawan, Babinkamtibmas Bripka Dini Kurniati, Ketua BPD Adi Casidi, Ketua BUMDes, serta para pamong Desa Parapatan.
Partisipasi tim pelayang Majalengka ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkenalkan keindahan dan filosofi budaya layang-layang tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.










