- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
- Kisah Pedagang Boboko Keliling Asal Majalengka Naik Pesawat berhaji
- Pererat Sinergitas, Kapolres Majalengka Gelar Family Gathering Bersama Insan Pers
- Warsim, Pengedar Obat Terlarang, Ditangkap Satres Narkoba Polres Majalengka
- Kunjungan Wamendikdasmen ke Majalengka, Revitalisasi Sekolah tahun 2026 mencapai 71 Ribu.
- Polres Majalengka Kejar Tersangka Kasus Persetubuhan Anak yang Mangkir Pemeriksaan
- Polres Majalengka Menangkan Sidang Praperadilan di Pengadilan Negri kelas 1B Majalengka
- Dandim 0617/Majalengka: Istri Adalah Anugerah, Jaga Keharmonisan Keluarga Demi Tugas TNI
Desa Parapatan Wakili Jawa Barat di Fano World Kite Festival 2025 di Denmark

Literasikata.id Majalengka – Kabar membanggakan datang dari Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Tim pelayang tradisional dari Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Majalengka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang internasional Fano World Kite Festival 2025 yang akan digelar pada 14–21 Juni 2025 di Fano, Copenhagen, Denmark.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pelestarian budaya layang-layang tradisional Indonesia di panggung dunia. PELANGI Majalengka dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Agus Endang Sutrisno, Kepala Dusun Desa Parapatan, membenarkan kabar keberangkatan tim ke Denmark. “Benar, saat ini rombongan kami sedang melakukan persiapan menuju Fano, Copenhagen. Semoga bisa mengharumkan nama Majalengka dan Jawa Barat di ajang internasional,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (12/6/2025).
Baca Lainnya :
Pelepasan resmi tim pelayang Majalengka digelar dengan penuh semangat dan dukungan dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Parapatan Taryono, Babinsa Kopda Agus Setyawan, Babinkamtibmas Bripka Dini Kurniati, Ketua BPD Adi Casidi, Ketua BUMDes, serta para pamong Desa Parapatan.
Partisipasi tim pelayang Majalengka ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkenalkan keindahan dan filosofi budaya layang-layang tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.










