- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Desa Parapatan Wakili Jawa Barat di Fano World Kite Festival 2025 di Denmark

Literasikata.id Majalengka – Kabar membanggakan datang dari Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Tim pelayang tradisional dari Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Majalengka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang internasional Fano World Kite Festival 2025 yang akan digelar pada 14–21 Juni 2025 di Fano, Copenhagen, Denmark.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pelestarian budaya layang-layang tradisional Indonesia di panggung dunia. PELANGI Majalengka dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Agus Endang Sutrisno, Kepala Dusun Desa Parapatan, membenarkan kabar keberangkatan tim ke Denmark. “Benar, saat ini rombongan kami sedang melakukan persiapan menuju Fano, Copenhagen. Semoga bisa mengharumkan nama Majalengka dan Jawa Barat di ajang internasional,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (12/6/2025).
Baca Lainnya :
Pelepasan resmi tim pelayang Majalengka digelar dengan penuh semangat dan dukungan dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Parapatan Taryono, Babinsa Kopda Agus Setyawan, Babinkamtibmas Bripka Dini Kurniati, Ketua BPD Adi Casidi, Ketua BUMDes, serta para pamong Desa Parapatan.
Partisipasi tim pelayang Majalengka ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkenalkan keindahan dan filosofi budaya layang-layang tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.










