- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
- Terjun ke Lokasi, Danramil Ligung Tinjau Warga Desa Kedungkencana yang Tewas Tersengat Arus Listrik
- Danramil 1711/Sumberjaya Hadiri Pembukaan MPLS SMAN 1 Sumberjaya, Tegaskan Peran TNI dalam Pembinaan
- Komitmen Berantas Narkoba, Satres Narkoba Polres Majalengka Gulung Dua Pengedar Tembakau Sintetis di
- Terjun Langsung dengan Aksi Humanis, Kapolres Majalengka Pimpin Pengamanan Aksi Damai di Depan Pendo
- Dandim 0617/Majalengka Sambut Kedatangan Prajurit Yon TP 338/Talaga Manggung, Perkuat Sinergi TNI da
- Gerak Cepat Babinsa Koramil 1702/Maja Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Bambu di Maja Utara, Api Berhas
- Wajib Halal Oktober 2026 Kian Dekat, LP3H Kartika Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Kuota Gratis
- Aksi Damai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Warga Majalengka Serukan Penguatan Payung Hukum dan
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Majalengka Gelar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2025, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka yang dipimpin oleh IPDA Haris Giri Sampan kembali menggelar kegiatan Police Goes to School bertempat di SMAN 1 Ligung Kab. Majalengka. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar sebagai bagian dari upaya preventif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Senin (21/07/2025)
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman penting terkait keselamatan berlalu lintas, di antaranya larangan membawa kendaraan bagi pelajar yang masih di bawah umur, yang merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan di jalan. IPDA Haris menekankan bahwa keselamatan pelajar harus menjadi prioritas, baik oleh siswa itu sendiri maupun pihak sekolah dan orang tua.
Baca Lainnya :
Selain itu, materi yang disampaikan mencakup faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI untuk melindungi kepala dari risiko fatal saat kecelakaan, serta larangan penggunaan knalpot bising yang tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat.
Tak kalah penting, para pelajar juga diinformasikan mengenai edaran Gubernur Jawa Barat tentang aturan jam malam bagi anak-anak dan remaja, sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas remaja di luar rumah pada malam hari demi mencegah potensi kenakalan remaja dan pelanggaran hukum lainnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di kalangan pelajar semakin meningkat, serta mampu menciptakan generasi muda yang taat hukum dan peduli terhadap keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.











