- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
- Terjun ke Lokasi, Danramil Ligung Tinjau Warga Desa Kedungkencana yang Tewas Tersengat Arus Listrik
- Danramil 1711/Sumberjaya Hadiri Pembukaan MPLS SMAN 1 Sumberjaya, Tegaskan Peran TNI dalam Pembinaan
- Komitmen Berantas Narkoba, Satres Narkoba Polres Majalengka Gulung Dua Pengedar Tembakau Sintetis di
- Terjun Langsung dengan Aksi Humanis, Kapolres Majalengka Pimpin Pengamanan Aksi Damai di Depan Pendo
- Dandim 0617/Majalengka Sambut Kedatangan Prajurit Yon TP 338/Talaga Manggung, Perkuat Sinergi TNI da
- Gerak Cepat Babinsa Koramil 1702/Maja Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Bambu di Maja Utara, Api Berhas
- Wajib Halal Oktober 2026 Kian Dekat, LP3H Kartika Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Kuota Gratis
- Aksi Damai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Warga Majalengka Serukan Penguatan Payung Hukum dan
Tiga Orang Meninggal Dunia dalam Acara Pernikahan Anak Gubernur KDM dan Kapolda Metro Jaya

Literasikata.id Jabar, 18 Juli 2025 — Kabar duka menyelimuti rangkaian acara pernikahan anak Gubernur KDM dan Kapolda Metro Jaya yang digelar pada Jumat, 18 Juli 2025. Dilansir dari media Detik Jabar, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden desak-desakan saat menghadiri sesi makan gratis yang disediakan bagi tamu dan masyarakat umum.
Peristiwa memilukan ini terjadi ketika ribuan warga memadati area jamuan makan yang terbuka untuk umum. Menurut keterangan saksi di lokasi, situasi mulai tidak terkendali ketika antrean memanjang dan dorongan antarwarga semakin kuat.
"Awalnya semua tertib, tapi makin lama makin ramai dan sesak. Orang-orang mulai mendorong karena takut tidak kebagian makanan," ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Baca Lainnya :
Pihak rumah sakit setempat telah mengonfirmasi bahwa tiga korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif. Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga gubernur maupun panitia penyelenggara terkait kejadian tragis ini.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kericuhan serta memastikan apakah ada kelalaian dalam pengaturan keamanan acara.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar lokasi acara masih dijaga ketat aparat keamanan, dan sebagian rangkaian kegiatan dilaporkan ditunda.











