- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Refleksi Satu Tahun Pemerintahan: Pemkab Majalengka Perkuat Sinergi Strategis Menuju Target Pembangu

Literasikata.id Majalengka - Pemerintah Kabupaten Majalengka menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) sekaligus Tasyakur Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan pada Senin (23/2/2026). Bertempat di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, forum ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian tahun 2025 sekaligus memperkuat konsolidasi menghadapi agenda strategis tahun 2026.
Rapat yang digelar secara lesehan ini dipimpin langsung oleh duet kepemimpinan Eman–Dena tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural, mulai dari Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Direktur BUMD, hingga Camat se-Kabupaten Majalengka.
Baca Lainnya :
Capaian Strategis 2025: Akselerasi dan Penguatan Tata Kelola.
Dalam pemaparannya, Bupati Eman Suherman menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan periode akselerasi kinerja yang signifikan. Sejumlah capaian prestisius berhasil diraih, di antaranya:
Opini WTP: Mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.
SAKIP: Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) meningkat menjadi 75,24 (Predikat BB), tercatat sebagai kenaikan tertinggi di Jawa Barat.
Reformasi Birokrasi: Indeks 86,39 (Predikat A), menempatkan Majalengka dalam 10 besar terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Dari sisi makro ekonomi, Kabupaten Majalengka menunjukkan tren positif. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada triwulan II 2025 tercatat sebesar 9,01%. Capaian ini diiringi dengan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menjadi 3,62% serta realisasi investasi yang mencapai Rp3,36 triliun. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,37.
Transformasi Layanan Publik dan Stabilitas Ekonomi.
Pemerintah daerah juga terus mendorong inovasi layanan publik melalui sejumlah program unggulan, di antaranya:
Program SAT SET: Telah memfasilitasi 5.885 persalinan dengan penerbitan akta kelahiran secara integratif dan cepat.
MPP PRO: Mal Pelayanan Publik melayani lebih dari 65.551 kunjungan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Menjelang Ramadan 1447 H, Pemkab Majalengka berhasil menjaga stabilitas inflasi di angka 3,09% (Januari 2026), lebih rendah dari rata-rata nasional. Sebagai bentuk komitmen sosial, pemerintah daerah juga menetapkan besaran Zakat Fitrah sebesar Rp40.000 per jiwa.
Percepatan Program 2026 dan Respons Kebencanaan.
Menindaklanjuti arahan Presiden RI dalam Rakornas 2026, Pemkab Majalengka menginisiasi sejumlah program percepatan, di antaranya modernisasi industri lokal melalui gerakan “Gentengisasi” di Jatiwangi serta penguatan lingkungan melalui program “Geber Jumat” dan “Selasa Berseri”.
Dalam aspek kebencanaan, pemerintah daerah memastikan respons cepat melalui optimalisasi layanan BPBD. Sepanjang Januari 2026, tercatat 87 kejadian bencana di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Malausma, yang ditangani secara sigap dan terkoordinasi.
Menutup rangkaian refleksi, Bupati Eman Suherman menekankan pentingnya birokrasi yang responsif terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat.
“Publikasikan setiap capaian sebagai bentuk transparansi, namun jangan pernah antikritik. Setiap keluhan harus dijawab dengan solusi konkret dan inovasi berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui sinergi internal yang solid dan arah kebijakan yang terukur, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan serta memastikan program tahun 2026 memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.











