- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
- Terjun ke Lokasi, Danramil Ligung Tinjau Warga Desa Kedungkencana yang Tewas Tersengat Arus Listrik
- Danramil 1711/Sumberjaya Hadiri Pembukaan MPLS SMAN 1 Sumberjaya, Tegaskan Peran TNI dalam Pembinaan
- Komitmen Berantas Narkoba, Satres Narkoba Polres Majalengka Gulung Dua Pengedar Tembakau Sintetis di
- Terjun Langsung dengan Aksi Humanis, Kapolres Majalengka Pimpin Pengamanan Aksi Damai di Depan Pendo
KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal

Literasikata.id Purwakarta, Jawa Barat – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat terkait upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di Jawa Barat.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Tatap Muka Gempur Rokok Ilegal yang digelar di Harper Hotel Purwakarta pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan KIM dari berbagai kecamatan se-Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan peran masyarakat dalam mendukung pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal.
Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya perwakilan Kantor Bea Cukai, Dini, perwakilan Polda Jawa Barat AKP Dodi Nugroho, S.H., M.M., Kasatpol PP Jawa Barat Tulus Aripan, S.I.P., M.Si., Firmansyah, akademisi UNISBA Ayu Yuningsih, serta perwakilan KIM Jawa Barat Deni Sonjaya.
Dalam sambutannya, Kasatpol PP Jawa Barat Tulus Aripan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi antara pemerintah dan Komunitas Informasi Masyarakat dalam mendukung gerakan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Barat.
Baca Lainnya :
Menurutnya, KIM memiliki peran penting sebagai ujung tombak penyebaran informasi di tengah masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan mampu menjadi agen informasi yang aktif menyampaikan edukasi mengenai bahaya dan dampak peredaran rokok ilegal, sekaligus mendukung upaya Satpol PP dan Bea Cukai dalam melakukan pengawasan di wilayah masing-masing.
"Kami berharap seluruh peserta yang hadir dapat menjadi agen informasi bagi pemerintah, khususnya Satpol PP dan Bea Cukai, dalam memberantas rokok ilegal yang merugikan negara," ujar Tulus.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui KIM diharapkan terus diperkuat sehingga mampu menciptakan masyarakat yang sadar hukum, sehat, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan.
"Semoga ke depan KIM semakin menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap penyebaran informasi mengenai bahaya rokok ilegal dapat menjangkau hingga tingkat desa dan RW, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal demi melindungi penerimaan negara dan menciptakan iklim usaha yang sehat.












