- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
- Terjun ke Lokasi, Danramil Ligung Tinjau Warga Desa Kedungkencana yang Tewas Tersengat Arus Listrik
- Danramil 1711/Sumberjaya Hadiri Pembukaan MPLS SMAN 1 Sumberjaya, Tegaskan Peran TNI dalam Pembinaan
- Komitmen Berantas Narkoba, Satres Narkoba Polres Majalengka Gulung Dua Pengedar Tembakau Sintetis di
- Terjun Langsung dengan Aksi Humanis, Kapolres Majalengka Pimpin Pengamanan Aksi Damai di Depan Pendo
- Dandim 0617/Majalengka Sambut Kedatangan Prajurit Yon TP 338/Talaga Manggung, Perkuat Sinergi TNI da
- Gerak Cepat Babinsa Koramil 1702/Maja Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Bambu di Maja Utara, Api Berhas
- Wajib Halal Oktober 2026 Kian Dekat, LP3H Kartika Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Kuota Gratis
- Aksi Damai Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Warga Majalengka Serukan Penguatan Payung Hukum dan
Presiden RI Dukung Pelestarian Alam, Launching Konservasi Burung Hantu Digelar di Majalengka

Literasikata.id Majalengka — Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pertanian berkelanjutan, kegiatan Launching Konservasi Burung Hantu yang merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia resmi digelar di Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (9/5/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari pusat maupun daerah. Hadir di antaranya Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Yudi Sastro, serta Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Rachmat. Acara juga diikuti oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, serta berbagai tokoh masyarakat, petani, dan kelompok tani lokal.
Danramil 1714/Jatitujuh Kapten Inf Wawan Winggara, yang diwakili oleh Babinsa Desa Randegan Wetan, turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan testimoni Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu. “Konservasi burung hantu ini tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga membantu petani mengendalikan hama secara alami. Ini adalah sinergi antara pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan,” ujar Letkol Fahmi melalui perwakilannya.
Baca Lainnya :
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Ketua Gapoktan Harapan Tani Mandiri menyampaikan laporan kegiatan, diikuti dengan sesi edukasi mengenai manfaat burung hantu sebagai predator alami hama tikus. Selanjutnya, sambutan-sambutan disampaikan oleh Kepala DKP3 dan Dirjen Tanaman Pangan.
Puncak kegiatan ditandai dengan pemasangan simbolis rumah burung hantu (Rubuha) serta pelepasan burung hantu ke alam, menandai dimulainya konservasi secara langsung di lapangan.
Program ini mendapat sambutan positif dari warga dan petani setempat, yang mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian berbasis ekologi. (Pendim_0617)











