- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Masyarakat Majalengka Mulai Resah Maraknya Knalpot Bising dan Pengendara Tanpa Helm

Literasikata.id Majalengka – Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas dinilai mulai menurun. Hal ini terlihat dari maraknya kembali pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot bising (bronk) dan berkendara tanpa menggunakan helm di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Majalengka. Fenomena tersebut membuat masyarakat merasa resah dan terganggu.
Pantauan di lapangan pada Jumat (7/11/2025), sejumlah pengendara tampak melintas tanpa perlengkapan keselamatan, terutama di kawasan perkotaan Majalengka seperti sekitar Alun-Alun Majalengka, jalan raya Maja, hingga wilayah Kadipaten.
Baca Lainnya :
Seorang warga, Aditya (32), mengaku terganggu dengan banyaknya pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas.
Sekarang makin banyak yang nekat nggak pakai helm. Mungkin karena merasa nggak ada penindakan, jadi mereka bebas begitu saja, ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Siti (53), warga yang kerap menunggu angkutan umum di sekitar Alun-Alun Majalengka.
Sering lihat anak-anak muda lewat tanpa helm, knalpotnya juga berisik sekali. Kadang bikin kaget, apalagi kalau malam hari, ungkapnya.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat kembali meningkatkan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas, terutama penggunaan knalpot tidak sesuai standar dan pengendara tanpa helm. Selain mengganggu kenyamanan, perilaku tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Upaya penegakan hukum diharapkan dapat mengembalikan ketertiban serta menciptakan suasana aman dan nyaman di jalan raya bagi seluruh pengguna jalan di Majalengka.











