- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
- Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak SMAN 1 Jatitujuh, Bekali Peserta dengan Karakter, Kemandirian, d
- Program Subuh Akbar dalam Memakmurkan Masjid di Majalengka diganjar Penghargaan.
- Penghormatan untuk para Pahlawan: Intip Suasana Khidmat Ziarah Nasional HUT TNI ke-81 di TMP Sawala
- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
Jaksa Agung RI Apresiasi Wajah Baru Museum Talaga Manggung, Dorong Jadi Pusat Edukasi dan Wisata Bud

Literasikata.id Majalengka – Museum Talaga Manggung kembali mendapat perhatian tokoh nasional. Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, mengunjungi museum yang berada di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Minggu (5/7/2026), untuk melihat langsung perkembangan museum sekaligus meninjau kesiapan pelaksanaan tradisi Nyiramkeun Pusaka Talaga Manggung 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Jaksa Agung RI didampingi Mayjen TNI (Purn.) Tubagus Hasanuddin dan Tita Juwita Hipdiah. Kedatangan rombongan disambut Ketua Yayasan Talaga Manggung Simbar Kantjana, Rd. Apun Cahya Hendra, bersama jajaran pengurus yayasan dan pengelola museum.
Baca Lainnya :
Saat meninjau berbagai koleksi dan fasilitas museum, Prof. Sanitiar Burhanuddin memberikan apresiasi terhadap pembaruan bangunan yang kini mengusung nuansa terakota dengan sentuhan arsitektur terinspirasi dari Candi Jiwa. Menurutnya, pembenahan tersebut menjadikan Museum Talaga Manggung semakin layak sebagai ruang pelestarian sejarah sekaligus sarana pembelajaran budaya bagi masyarakat.
Kunjungan itu juga membawa kenangan tersendiri bagi Jaksa Agung RI. Ia menceritakan bahwa kawasan Museum Talaga Manggung merupakan tempat yang akrab dengan masa kecilnya. Kenangan tersebut membuat kunjungannya terasa lebih bermakna karena dapat kembali menyaksikan perkembangan salah satu situs budaya yang memiliki nilai sejarah bagi dirinya.
Ia berharap Museum Talaga Manggung terus berkembang menjadi pusat pelestarian budaya Sunda, ruang edukasi sejarah bagi generasi muda, sekaligus destinasi wisata budaya yang mampu mengangkat nama Kabupaten Majalengka di tingkat nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni tradisional, Prof. Sanitiar Burhanuddin juga mencoba memainkan seperangkat gamelan replika Goong Renteng yang baru menjadi koleksi museum. Perangkat gamelan berbahan perunggu tersebut merupakan sumbangan dari Mayjen TNI (Purn.) Tubagus Hasanuddin sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya Talaga Manggung.
Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Jaksa Agung RI beserta rombongan diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan pegiat budaya dalam menjaga kelestarian Museum Talaga Manggung sebagai salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Kabupaten Majalengka yang memiliki nilai penting bagi bangsa Indonesia.











