Breaking News
- 14 Tim Ramaikan Turnamen Bola Voli Jagasari Cup 2026, Dorong Prestasi Olahraga Majalengka
- Dewan Pengawas RSUD Majalengka Turun Langsung Serap Aspirasi Pegawai, Tindak Lanjuti Arahan Bupati
- Gara-gara Sisa Bakar Sampah, Lahan Bambu 1 Hektare di Talaga Majalengka Ludes Terbakar
- Jumat berkah layanan kesehatan Kodim 0617/Majalengka diserbu warga
- Tata Alun-Alun Majalengka, Pemkab Siapkan Pos Pelayanan Terpadu untuk Perkuat Keamanan dan Kenyamana
- Aksi Copet, Warga Kehilangan Dompet dan Handphone di Tengah Kerumunan Sapa Warga Kang Dedi Mulyadi d
- Warga Cipasung Lemahsugih Serbu Jumat Berkah TNI, Fakta Kesehatan Ini Bikin Kaget!
- Cetak Sejarah! 545 Pramuka Garuda Majalengka Resmi Dilantik, Terbanyak Sepanjang Sejarah Kwarcab
- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
Gara-gara Sisa Bakar Sampah, Lahan Bambu 1 Hektare di Talaga Majalengka Ludes Terbakar

Literasikata.id Majalengka - Kebakaran hebat melanda lahan kebun bambu seluas 1 hektare di Blok Cikanyeup, Desa Sukaperna, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026) malam. Amukan si jago merah yang membubung di tengah kegelapan sempat membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.45 WIB. Kepulan asap pekat dan kobaran api tiba-tiba terlihat membumbung tinggi dari area kebun bambu milik Ocin.
"Dua orang warga, Jaja dan Uwen, yang pertama kali melihat adanya kepulan asap dan titik api di kebun bambu. Mereka langsung melaporkan kejadian itu ke Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat desa," ujar Babinsa Koramil 1704/Talaga, Serma Satimin, saat dikonfirmasi.
Mendapat laporan warga, tim gabungan dari Koramil 1704/Talaga (Serma Satimin dan Koptu Ading), Polsek Talaga pimpinan Bripka Sutisna, Satpol PP Kecamatan Talaga, hingga perangkat desa langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Bersenjatakan alat seadanya dan sambungan selang air milik warga setempat, tim gabungan bahu-membahu menjinakkan kobaran api yang terus membesar akibat terpaan angin kencang.
"Penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari sisa pembakaran sampah. Faktor cuaca panas ditambah hembusan angin kencang membuat api cepat sekali merembet dan membesar," jelas Satimin.
Setelah perjuangan melelahkan selama hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.25 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden mencekam ini. Kendati demikian, kerugian materiil ditaksir cukup besar setelah lahan kebun bambu seluas kurang lebih 10.000 meter persegi (1 hektare) ludes dilalap si jago merah.
Pihak aparat pun mengimbau warga untuk lebih waspada dan tidak sembarangan membakar sampah, terutama di tengah kondisi angin kencang yang berisiko memicu kebakaran luas. (Pendim_0617)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











