Aksi Copet, Warga Kehilangan Dompet dan Handphone di Tengah Kerumunan Sapa Warga Kang Dedi Mulyadi d

By Literasikata.id 07 Nov 2026, 10:07:29 WIB Sekitar Kita
Aksi Copet, Warga Kehilangan Dompet dan Handphone di Tengah Kerumunan Sapa Warga Kang Dedi Mulyadi d

‎Literasikata.id Majalengka – Kemeriahan kegiatan Sapa Warga bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), di wilayah Pajajar, Kabupaten Majalengka, Jumat (6/11/2026), diwarnai dugaan aksi pencopetan.

‎Ribuan masyarakat dari Majalengka maupun luar daerah memadati lokasi kegiatan. Antusiasme warga yang ingin bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat tersebut membuat suasana di sekitar lokasi dipenuhi kerumunan dan desak-desakan.

‎Namun, di tengah padatnya pengunjung, seorang warga bernama Nani mengaku menjadi korban pencopetan. Pelaku diduga menjalankan aksinya dengan cara menyayat tas korban menggunakan benda tajam sejenis cutter.

Baca Lainnya :

    ‎Nani mengungkapkan, dirinya kehilangan satu buah dompet dan handphone yang disimpan di dalam tas.

    ‎Ia baru menyadari kejadian tersebut setelah merasakan tangannya perih hingga mengeluarkan darah. Awalnya, Nani tidak menyangka dirinya telah menjadi korban pencopetan.

    ‎Kecurigaan muncul setelah pegang tasnya sudah ringan dan tas yang dibawanya terlihat bolong. Setelah diperiksa, Nani mendapati barang-barang miliknya sudah tidak ada di dalam tas.

    ‎Atas kejadian tersebut, Nani kemudian memberikan keterangan kepada pihak kepolisian di Polsek Rajagaluh pada hari Sabtu pagi, 7 Nopember 2026.

    ‎Peristiwa ini menjadi perhatian sekaligus pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada ketika menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak orang, terutama saat kondisi lokasi sangat padat.

    ‎Sementara itu, hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada pihak Polsek setempat terkait dugaan aksi pencopetan tersebut belum mendapatkan tanggapan.

    ‎Masyarakat diimbau untuk menjaga barang berharga, memastikan tas selalu dalam pengawasan, serta segera melapor kepada petugas apabila mengalami atau melihat tindakan kriminal di tengah keramaian.

    ‎Penulis: Topik
    ‎Editor: Redaksi 
    ‎Sumber: Wawancara Langsung dengan Korban

    ‎




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment