- Warga Majalengka Heboh! Presiden RI Bakal Hadir, Ratusan Personel Gabungan Gelar Apel Pasukan di Pas
- Jumat berkah layanan kesehatan Kodim 0617/Majalengka diserbu warga
- Tata Alun-Alun Majalengka, Pemkab Siapkan Pos Pelayanan Terpadu untuk Perkuat Keamanan dan Kenyamana
- Aksi Copet, Warga Kehilangan Dompet dan Handphone di Tengah Kerumunan Sapa Warga Kang Dedi Mulyadi d
- Warga Cipasung Lemahsugih Serbu Jumat Berkah TNI, Fakta Kesehatan Ini Bikin Kaget!
- Cetak Sejarah! 545 Pramuka Garuda Majalengka Resmi Dilantik, Terbanyak Sepanjang Sejarah Kwarcab
- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
Tata Alun-Alun Majalengka, Pemkab Siapkan Pos Pelayanan Terpadu untuk Perkuat Keamanan dan Kenyamana

Literasikata.id Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus melakukan pembenahan kawasan Alun-Alun Majalengka sebagai ruang publik yang representatif, nyaman, dan aman bagi masyarakat. Salah satu langkah terbaru yang tengah dipersiapkan adalah pembentukan Pos Pelayanan Terpadu Alun-Alun Majalengka.
Pos terpadu tersebut nantinya menjadi pusat koordinasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan, menjaga ketertiban, serta menampung aspirasi dan keluhan pengunjung.
Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Majalengka, Rafi Kusman, mengatakan pembentukan pos terpadu merupakan bagian dari tanggung jawab Bagian Umum setelah adanya pengalihan pengelolaan aset menyusul penghapusan UPTD di bawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka berdasarkan keputusan Bupati.
Baca Lainnya :
Menurutnya, penataan kawasan alun-alun terus dilakukan agar keberadaan ruang publik tersebut semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satu pembenahan yang telah diselesaikan adalah rehabilitasi area rumput sintetis sehingga terlihat lebih rapi dan menarik.
"Alun-alun sekarang semakin banyak dikunjungi masyarakat, bukan hanya warga Majalengka, tetapi juga dari Cirebon, Indramayu, Subang, bahkan luar daerah lainnya. Banyak pengunjung yang singgah untuk beristirahat maupun beribadah di Masjid Al Imam sekaligus menikmati fasilitas ruang terbuka yang tersedia," ujar Rafi kepada media, Jumat (6/11/2026).
Ia menegaskan, meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut harus diimbangi dengan pengawasan, keamanan, dan pelayanan yang lebih optimal.
Pos Pelayanan Terpadu nantinya akan melibatkan sejumlah OPD, di antaranya Bagian Umum Setda Majalengka, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan pembahasan bersama OPD terkait, dengan melibatkan unsur kewilayahan seperti Camat dan Lurah Majalengka, Polsek, serta Koramil.
"Kami ingin seluruh unsur yang memiliki keterkaitan tugas dan fungsi di kawasan alun-alun dapat bersinergi. Dengan adanya pos terpadu ini, pengunjung bisa menyampaikan keluhan, laporan, maupun kebutuhan pelayanan secara langsung sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, dan nyaman," jelasnya.
Rafi menambahkan, saat ini pembentukan petugas jaga masih menunggu terbitnya Surat Keputusan Sekretaris Daerah yang sedang diproses di Bagian Hukum. Setelah keputusan tersebut terbit, operasional pos pelayanan akan segera dipersiapkan.
Selain menyiapkan petugas, fasilitas pendukung seperti meja, kursi, papan imbauan, serta penambahan tempat sampah juga akan dilengkapi secara bertahap.
Melalui penataan tersebut, Pemkab Majalengka berharap Alun-Alun Majalengka tidak hanya menjadi tempat rekreasi dan berkumpul masyarakat, tetapi juga menjadi ruang publik yang tertata, terawat, serta memberikan rasa aman bagi setiap pengunjung.
Ruang publik yang nyaman, aman, dan tertib menjadi bagian dari semangat Majalengka Langkung SAE.
Penulis: Topik
Editor: Redaksi
Sumber: humas, berita diolah











