- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi resmikan dapur HARMONI Lapas Majalengka

Literasikata.id BANDUNG – Kegpala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka menghadiri langsung prosesi peresmian Dapur Harmoni Lapas Kelas IIB Majalengka oleh Direktur Jenderal Pemasyakaratan yang menjadi bagian dari rangkaian peresmian 12 Sarana Gedung Layanan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Jumat (06/02/2026).
Bertempat di Rutan Perempuan Kelas IIA Bandung, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Peresmian ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam mentransformasi kualitas pelayanan publik, yang mencakup berbagai fasilitas vital mulai dari Gereja, Klinik Pratama, PTSP, hingga sarana Dapur Sehat.
Baca Lainnya :
Dapur Sehat Lapas Kelas IIB Majalengka yang diberi nama Dapur Harmoni merupakan akronim dari Higienis, Aman, Rapi, Menu Optimal, dan Nutrisi Ideal. Filosofi ini mencerminkan upaya menciptakan keseimbangan antara ketertiban, kesehatan, dan pembinaan karakter, sehingga dapur menjadi ruang pelayanan yang manusiawi sekaligus sarana pembelajaran menuju kemandirian dan reintegrasi sosial. Penandatanganan prasasti oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan menjadi bukti nyata transformasi layanan pemasyarakatan dalam menjamin pemenuhan hak dasar Warga Binaan Lapas Majalengka melalui penyajian makanan yang berkualitas.
Dengan hadirnya sarana prasarana yang lebih mumpuni ini, diharapkan UPT di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, dapat terus meningkatkan kepuasan masyarakat dan memastikan pembinaan lebih propesional.











