- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Siapkan Pemilih Cerdas 2029, Bawaslu Majalengka Sambangi SMA Negeri 2 Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka membangun generasi pemilih cerdas, Bawaslu Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan "Bawaslu Goes To School" bertema Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk Pemula di SMA Negeri 2 Majalengka pada Senin, 5 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti antusias oleh siswa/i kelas X.
Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka dalam sambutannya memperkenalkan peran Bawaslu sebagai salah satu dari tiga lembaga penyelenggara pemilu bersama KPU dan DKPP. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap tahapan pemilu, peserta pemilu, serta netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam politik praktis.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan para siswa menjadi pemilih pemula yang cerdas pada Pemilu 2029 mendatang. Ditekankan bahwa memilih bukan sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab menentukan masa depan daerah dan bangsa. Siswa/i diajak untuk memahami proses demokrasi, menghindari praktik politik uang, dan aktif melaporkan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu.
Baca Lainnya :
Suasana sosialisasi berlangsung hangat, dengan meningkatnya antusiasme siswa terhadap peran Bawaslu. Tiga siswa bahkan aktif bertanya tentang kelembagaan Bawaslu, netralitas aparat, serta integritas penyelenggaraan pemilu ke depan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi serupa terus dilakukan untuk memperkuat kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.











