- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Serka Nana Ajak Siswa SD IT Al Afiyah Cegah dan Tangani Kekerasan Sejak Dini

Literasikata.id Majalengka – Babinsa Koramil 1701/Majalengka Kodim 0617/Majalengka, Serka Nana, selaku tim TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) memberikan materi tentang pencegahan serta penanganan kekerasan kepada siswa-siswi SD IT Al Afiyah, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SD IT Al Afiyah, Danramil 1701/Majalengka Kapten Arh Winarno, perwakilan guru, serta para siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Baca Lainnya :
Dalam penyampaiannya, Serka Nana menjelaskan pentingnya membangun interaksi positif di lingkungan sekolah. Untuk kelas bawah (1,2,3), tema yang diangkat yaitu “Senyum, Salam, Sapa = Sekolah Ramah Anak”. Melalui materi ini, siswa didorong untuk membiasakan budaya SSS sebagai langkah nyata memperkecil peluang terjadinya kekerasan.
Sementara untuk kelas atas (4,5,6), tema yang diangkat adalah “Tangan Kami untuk Membantu, Bukan Menyakiti”. Fokus utama pembelajaran ini ialah mengajarkan siswa bahwa tangan adalah amanah untuk berbuat baik, serta mencegah terjadinya kekerasan fisik antar teman.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Dengan membiasakan sikap saling menghargai dan membangun budaya positif sejak dini, kita bisa mencegah kekerasan di lingkungan sekolah,” ujar Serka Nana.
Lebih lanjut, Danramil 1701/Majalengka, Kapten Arh Winarno, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pihak sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya bersikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. (Pendim_0617)











