- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Panen Raya di Desa Bantarwaru, Dandim 0617/Majalengka Turun Langsung Bersama Petani

Literasikata.id Majalengka – Suasana persawahan Blok Jum’at, Desa Bantarwaru, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, tampak semarak pada Jum’at (19/9/2025). Kodim 0617/Majalengka bersama para petani dan stakeholder terkait menggelar panen raya padi sebagai wujud sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, beserta jajaran, didampingi Kepala DKP3 Majalengka Gatot Sulaeman, Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna, Pasiter Kodim 0617/Majalengka Lettu Cke Bajuri, Sekcam Ligung Muhidin, Kepala BPP Ligung Oman Hermawan, serta Kepala Desa Bantarwaru Azis Zufri. Hadir pula Ketua Gapoktan Ciherang, Ajlani, bersama pengurus Persit KCK Cabang XVIII maupun Ranting Ligung.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Kepala DKP3 Majalengka Gatot Sulaeman mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi petani saat ini, yakni serangan hama tikus. Ia menyinggung adanya inisiatif beberapa tahun lalu dari Muspika untuk mengendalikan populasi hama tikus dengan cara unik, yakni setiap warga yang menggelar hajatan diwajibkan menyetor 10 ekor tikus.
Sementara itu, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menegaskan bahwa TNI AD terus mendorong seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari sistem pertahanan rakyat semesta (Sishankamrata).
“Ketahanan pangan merupakan instruksi langsung dari Presiden, dan kita semua harus lebih bergairah serta bersemangat dalam menggalakkannya. Generasi muda juga perlu kita dorong agar lebih mencintai dunia pertanian,” ungkapnya.
Melalui kegiatan panen raya ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani semakin kuat dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Pendim_0617)











