- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
- Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak SMAN 1 Jatitujuh, Bekali Peserta dengan Karakter, Kemandirian, d
- Program Subuh Akbar dalam Memakmurkan Masjid di Majalengka diganjar Penghargaan.
- Penghormatan untuk para Pahlawan: Intip Suasana Khidmat Ziarah Nasional HUT TNI ke-81 di TMP Sawala
- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi

Literasikata.id Majalengka – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Majalengka mendukung penuh pelaksanaan Jamboree On The Air (JOTA) 2026 yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di area Sekretariat Lokal ORARI Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota Gerakan Pramuka untuk memperluas wawasan komunikasi radio sekaligus meningkatkan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan. Kegiatan Jota ini di ikuti oleh 808 Pramuka Penegak dan Pandega perwakilan dari Pangkalan yang ada di Kabupaten Majalengka.
Ketua ORARI Lokal Majalengka, Kak Yana Kriswana (YB1MRF), menyampaikan bahwa kegiatan JOTA tidak hanya berfokus pada komunikasi radio dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah dan negara, tetapi juga diisi dengan simulasi kebencanaan sebagai bentuk pembelajaran keterampilan praktis bagi peserta.
Baca Lainnya :
"Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada peran strategis komunikasi radio dalam mendukung koordinasi dan penyampaian informasi, terutama ketika terjadi bencana yang berpotensi mengganggu jaringan komunikasi internet maupun seluler," jelas kak Yana.
Perkuat Kesiapsiagaan Melalui Simulasi Kebencanaan
Salah satu rangkaian kegiatan JOTA 2026 adalah simulasi kebencanaan yang dirancang untuk memberikan gambaran mengenai situasi darurat serta pentingnya koordinasi antarpersonel di lapangan.
Dalam simulasi tersebut, peserta dikenalkan pada pembagian beberapa titik kegiatan, meliputi posko utama, lokasi bencana banjir, lokasi bencana tanah longsor, dan lokasi bencana kebakaran. Pembagian lokasi ini menjadi media pembelajaran untuk memahami alur komunikasi, koordinasi, dan penanganan informasi dalam situasi kebencanaan.
Melalui simulasi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami pentingnya kesiapan personel, ketersediaan sarana komunikasi, serta kerja sama tim dalam mendukung upaya penanggulangan bencana.
Bekali Peserta dengan Keterampilan Teknis
Untuk menunjang tujuan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik keterampilan yang berkaitan dengan komunikasi radio, kesiapsiagaan, serta dukungan operasional dalam kondisi darurat.
Materi yang diberikan meliputi:
• Keterampilan mendirikan tenda darurat, sebagai bagian dari pengenalan fasilitas pendukung di lokasi bencana.
• Keterampilan mendirikan antena, untuk menunjang kesiapan perangkat komunikasi radio.
• Penguasaan teknik komunikasi radio, termasuk tata cara berkomunikasi secara efektif dan tertib melalui perangkat radio.
• Penggunaan energi alternatif, sebagai pengenalan sumber daya pendukung ketika pasokan listrik mengalami gangguan.
• Pembelajaran SOP kebencanaan, untuk memahami prosedur operasional standar dalam situasi darurat.
• Teknik komunikasi radio digital, sebagai pengenalan terhadap pemanfaatan teknologi komunikasi radio.
• Membangun kekompakan dan kerja sama tim, khususnya dalam menghadapi kondisi kebencanaan yang membutuhkan koordinasi.
• Memahami sistem jaringan komunikasi tanpa internet dan seluler, sebagai alternatif komunikasi ketika infrastruktur komunikasi umum tidak dapat digunakan.
Rangkaian materi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal aspek teknis sekaligus membangun sikap disiplin, tanggap, mandiri, dan bertanggung jawab.
Membangun Pramuka yang Terampil dan Siaga Bencana
Dukungan ORARI Lokal Majalengka dalam pelaksanaan JOTA 2026 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dunia komunikasi radio kepada generasi muda. Melalui interaksi dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah melalui frekuensi radio, peserta dapat memperluas pergaulan, melatih keberanian berkomunikasi, serta mengenal teknologi komunikasi yang memiliki peran penting dalam kondisi darurat.
Sementara itu, simulasi kebencanaan memberikan pengalaman pembelajaran mengenai pentingnya kesiapsiagaan, kemampuan beradaptasi, dan kerja sama dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Dengan perpaduan kegiatan komunikasi radio dan simulasi kebencanaan, JOTA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan Pramuka melalui udara, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang memperkuat keterampilan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan generasi muda.
Melalui dukungan ORARI Lokal Majalengka, semangat JOTA diharapkan semakin mempererat persaudaraan Pramuka lintas wilayah sekaligus menumbuhkan generasi muda yang terampil berkomunikasi, tangguh menghadapi tantangan, dan siap berkontribusi bagi masyarakat dalam situasi darurat maupun kebencanaan.











