- Expo atau Pasar Malam? Kembalikan Jati Diri Pameran Majalengka
- Program BENGRAS Bupati Eman Suherman, Lebih dari 600 Warga Majalengka Jalani Operasi Katarak Gratis.
- Kecamatan Leuwimunding Luncurkan Inovasi, Simpatik Paman Bansos
- Danramil Talaga Hadiri Musrenbang RKPD Kecamatan Talaga Majalengka Tahun 2027
- Satnarkoba Polres Majalengka Ungkap Jaringan Pengedar Narkoba di Tiga Wilayah
- Pemkab Majalengka Dukung Penggunaan Atap Genting, Dorong Ekonomi Rakyat.
- Anggota Koramil Jatitujuh Hadiri Gerak Jalan Santai HUT Kabupaten Majalengka ke-186 Wilayah Utara
- Tokoh Agama Majalengka Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden RI
- DKC Majalengka Resmi Luncurkan Saluran WhatsApp dan Instagram sebagai Media Informasi dan Komunikasi
- Kodim 1514/Morotai Dukung Operasi Keselamatan Kie Raha 2026
Ketua GANISA Majalengka Kritik DPRD: Ada Apa dengan DPRD Majalengka

Literasikata.id Majalengka — Ketua Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) Majalengka, Taufik Hidayat, melayangkan kritik keras terhadap DPRD Kabupaten Majalengka. Ia menyayangkan belum adanya tindak lanjut terhadap audiensi dan dengar pendapat yang pernah diajukan oleh pihaknya kepada DPRD setempat sudah dua bulan lebih katanya
"Merasa belum diakomodir, kami bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan DPRD Majalengka?" ujar Taufik dengan nada tegas saat diwawancarai, Jumat (13/6/2025).
Baca Lainnya :
Menurut Taufik, belum adanya dukungan nyata dari DPRD Majalengka mencerminkan kurangnya keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang. Ia menyoroti laporan masyarakat yang masih terus masuk melalui media massa terkait maraknya peredaran narkoba di Majalengka.
"Perdagangan obat-obatan terlarang belum bisa dikurangi, apalagi diberantas. Ini kenyataan pahit yang harus kita hadapi bersama," tegasnya.
GANISA, lanjut Taufik, selama ini hanya memiliki ruang untuk mengedukasi dan mengingatkan pemerintah. Namun, upaya itu akan sia-sia tanpa langkah konkret dari para wakil rakyat. Ia mengajak DPRD untuk duduk bersama merumuskan strategi nyata dalam perang melawan narkoba.
"Kami mengajak DPRD Majalengka untuk bersama-sama menyusun langkah terbaik. Ini demi masa depan generasi muda Majalengka dan bangsa pada umumnya," tambahnya.
Taufik juga menyinggung isu miring yang berkembang di masyarakat mengenai adanya oknum pejabat, termasuk ASN dan mantan anggota DPRD, yang tersandung kasus narkoba. Ia berharap DPRD dan pemerintah segera bersih-bersih internal agar tidak kehilangan kepercayaan publik.











