- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Kementerian Pertanian Serahkan 1.000 Burung Hantu untuk Mengatasi Hama Tikus di Kabupaten Majalengka

Literasikata.id Majalengka - Saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan bantuan 1.000 ekor burung hantu kepada petani di Majalengka.
Sesuai arahan Presiden Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Tanaman Pangan , Jum'at (09/05/2025) menyerahkan secara langsung bantuan burung hantu kepada petani di Desa Randegan Wetan Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.
Menurut Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Yudi Sastro terdapat sebuah fakta ilmiah dan bukti lapangan yang tak terbantahkan, yakni burung hantu adalah salah satu solusi alami paling efektif untuk memberantas hama tikus.
Baca Lainnya :
Presiden Prabowo melihat celah solusi yang baik, yaitu pendekatan hayati. Dan salah satu predator alami paling efektif untuk tikus adalah burung hantu.
" Hari ini kita serahkan kepada para petani di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat sebanyak 1.000 burung hantu, untuk mengatasi hama tikus yang menyerang tanamah padi di wilayahnya," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan , Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, H. Gatot Sulaeman mengatakan keberadaan burung hantu mampu menekan serangan hama tikus yang berpotensi merusak keberhasilan Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).
IPHA merupakan metode pengairan berselang yang diklaim mampu menghemat air hingga 30 persen sekaligus meningkatkan produktivitas padi.
" Selama ini hama tikus yang menyerang tanaman padi sangat banyak sekali dan sesuai janji Bapak Presiden Prabowo saat mengunjungi Kabupaten Majalengka akan membantu petani dengan bantuan burung hantu.," tuturnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Majalengka mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden dan Kementerian Pertanian.











