- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Kasdim 1514/Morotai Tekankan Pentingnya Pengawasan Ketat Orang Asing di Morotai.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Kasdim 1514/Morotai Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo di Hotel Molokay, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (26/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Mayor Inf Rusmin Nuryadin menyampaikan pentingnya langkah antisipasi terhadap masuknya orang asing ke wilayah Morotai, baik melalui jalur legal maupun ilegal. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah potensi pelanggaran hukum.
“Langkah pengawasan perlu diawali dengan pendataan identitas, lokasi tempat tinggal, serta pemetaan wilayah yang sering dikunjungi oleh orang asing. Dengan begitu, kita memiliki gambaran jelas dan data akurat untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Selain itu, Kasdim juga menekankan perlunya pengawasan lapangan secara rutin. Hal ini, kata dia, dapat dilakukan melalui patroli bersama, pengecekan dokumen, hingga pemantauan langsung terhadap aktivitas orang asing. “Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka tindakan tegas harus segera diambil sesuai prosedur,” tegasnya.
“Koordinasi bisa lebih efektif jika kita memiliki saluran komunikasi bersama, misalnya melalui grup WhatsApp yang melibatkan pihak-pihak berkompeten. Dengan begitu, setiap informasi dapat dibahas secara cepat, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait di Kabupaten Pulau Morotai.











