- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Kasdim 1514/Morotai Tekankan Pentingnya Pengawasan Ketat Orang Asing di Morotai.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Kasdim 1514/Morotai Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tobelo di Hotel Molokay, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (26/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Mayor Inf Rusmin Nuryadin menyampaikan pentingnya langkah antisipasi terhadap masuknya orang asing ke wilayah Morotai, baik melalui jalur legal maupun ilegal. Ia menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah potensi pelanggaran hukum.
“Langkah pengawasan perlu diawali dengan pendataan identitas, lokasi tempat tinggal, serta pemetaan wilayah yang sering dikunjungi oleh orang asing. Dengan begitu, kita memiliki gambaran jelas dan data akurat untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Selain itu, Kasdim juga menekankan perlunya pengawasan lapangan secara rutin. Hal ini, kata dia, dapat dilakukan melalui patroli bersama, pengecekan dokumen, hingga pemantauan langsung terhadap aktivitas orang asing. “Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka tindakan tegas harus segera diambil sesuai prosedur,” tegasnya.
“Koordinasi bisa lebih efektif jika kita memiliki saluran komunikasi bersama, misalnya melalui grup WhatsApp yang melibatkan pihak-pihak berkompeten. Dengan begitu, setiap informasi dapat dibahas secara cepat, jelas, dan bisa dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda serta instansi terkait di Kabupaten Pulau Morotai.











