- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Kasdim 1514/Morotai Hadiri FGD Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara — Dandim 1514/Morotai diwakili Kasdim Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan” yang digelar oleh Binmas Islam Kemenag Morotai di Aula PLHUT Desa Muhajirin Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (16/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama, mencegah potensi konflik sosial, serta memperkuat sinergi semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Morotai.
Dalam penyampaiannya, Kasdim menegaskan pentingnya menghadirkan para imam dalam forum semacam ini karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia juga menyoroti potensi konflik yang kerap melibatkan generasi muda, terutama akibat pengaruh minuman keras dalam pesta masyarakat.
Baca Lainnya :
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pendidikan keimanan, pengawasan penggunaan gadget, pemetaan potensi konflik, hingga monitoring media sosial. Selain itu, perlu adanya SOP yang jelas dalam menghadapi konflik sosial berlatar agama,” tegas Mayor Inf Rusmin Nuryadin.
Kegiatan FGD ini diikuti sekitar 20 peserta, di antaranya Kapolres Pulau Morotai yang diwakili Kabag Ops Akp Subhan, Kepala Kantor Kemenag Morotai Hi. Abdurahman Assagaf, Ketua NU Morotai Hi. Din Aswan, Ketua Muhammadiyah Morotai Hi. Asrun Padoma, Ketua Al Khairat Morotai Mukmin Ali, serta para tokoh agama dan undangan lainnya.











