- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Kasdim 1514/Morotai Hadiri FGD Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara — Dandim 1514/Morotai diwakili Kasdim Mayor Inf Rusmin Nuryadin menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan” yang digelar oleh Binmas Islam Kemenag Morotai di Aula PLHUT Desa Muhajirin Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (16/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kerukunan antarumat beragama, mencegah potensi konflik sosial, serta memperkuat sinergi semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Morotai.
Dalam penyampaiannya, Kasdim menegaskan pentingnya menghadirkan para imam dalam forum semacam ini karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia juga menyoroti potensi konflik yang kerap melibatkan generasi muda, terutama akibat pengaruh minuman keras dalam pesta masyarakat.
Baca Lainnya :
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pendidikan keimanan, pengawasan penggunaan gadget, pemetaan potensi konflik, hingga monitoring media sosial. Selain itu, perlu adanya SOP yang jelas dalam menghadapi konflik sosial berlatar agama,” tegas Mayor Inf Rusmin Nuryadin.
Kegiatan FGD ini diikuti sekitar 20 peserta, di antaranya Kapolres Pulau Morotai yang diwakili Kabag Ops Akp Subhan, Kepala Kantor Kemenag Morotai Hi. Abdurahman Assagaf, Ketua NU Morotai Hi. Din Aswan, Ketua Muhammadiyah Morotai Hi. Asrun Padoma, Ketua Al Khairat Morotai Mukmin Ali, serta para tokoh agama dan undangan lainnya.











