- Bupati Tegaskan Pentingnya Aksi Nyata Tanpa Kompromi.
- Patroli Gabungan TNI-Polri di Majalengka, Koramil 1701 Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
- Danrem 063/SGJ Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Majalengka, Dandim 0617 Pastikan Fasilitas Siap Sam
- DEGRADASI VERBAL TERHADAP MARWAH PROFESI JURNALIS DAN MANUVER ABUSE OF INFLUENCE OLEH OKNUM ADVOKAT
- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
Kapolres Majalengka Ekspos Keberhasilan Operasi Jaran Lodaya 2026 Gulung Empat Tersangka

Literasikata.id Majalengka, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar secara resmi menggelar konferensi pers terkait hasil capaian target operasi dalam penanggulangan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Pergelaran ekspos keberhasilan penegakan hukum ini dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. dengan didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Udiyanto, S.H., M.H. serta Kasi Humas AKP Yayan Suripna, S.H. di hadapan para awak media, Selasa (09/06/2026).
Langkah agresif yang dilaksanakan secara masif selama kurun waktu sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 29 Mei 2026 sampai dengan 7 Juni 2026 ini, difokuskan untuk mengikis habis ruang gerak para pelaku kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat. Melalui pergelaran Operasi (Ops) Jaran Lodaya 2026, jajaran Satreskrim Polres Majalengka beserta polsek jajaran sukses mengungkap empat kasus menonjol sekaligus mengamankan empat orang tersangka.
Baca Lainnya :
Keempat pelaku yang berhasil digulung petugas di lapangan memiliki peran masing-masing, baik yang masuk dalam Target Operasi (TO) maupun Non-TO. Tersangka tersebut berinisial BGR (28) warga Desa Gandasari Kecamatan Kasokandel yang merupakan TO utama, KMD (46) warga Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu sebagai penadah, serta dua pelaku Non-TO lainnya berinisial JJ (46) warga Kelurahan Majalengka Kulon dan AA (36) warga Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang.
Di hadapan media, Kapolres Majalengka membeberkan empat kronologis kasus yang melatarbelakangi penangkapan para tersangka. Kasus pertama didasari aksi pencurian dengan pemberatan (curat) satu unit Yamaha RX King di Kelurahan Cijati yang kemudian diringkus melalui penangkapan penadah berinisial KMD dengan nilai transaksi gelap sebesar Rp7.000.000. Kasus kedua melibatkan pencurian Honda Beat milik warga saat diparkir di sekitar Makam Giri Sampurna Desa Kulur dengan modus merusak paksa kunci kontak kendaraan menggunakan alat bantu tang bergagang kuning hingga korban mengalami kerugian Rp8.000.000.
Sementara dua kasus lainnya didominasi oleh modus operandi penipuan dan penggelapan (tipu gelap) yang memanfaatkan media sosial. Kasus ketiga terjadi di kawasan kos-kosan Blok Dukuh Domba Desa Kadipaten, di mana pelaku mengelabui korban yang memesan jasa kencan melalui aplikasi MiChat, lalu melarikan motor dan ponsel korban saat korban berada di dalam kamar mandi dengan total kerugian mencapai Rp15.000.000. Modus serupa terjadi pada kasus keempat di Desa Genteng Kecamatan Dawuan, di mana pelaku berpura-pura menawarkan pekerjaan melalui Facebook, kemudian meminjam motor Honda Vario korban dengan alasan membeli makanan ke warung namun langsung dibawa kabur hingga korban merugi Rp9.000.000.
Dari tangan para tersangka, Korps Bhayangkara Majalengka berhasil mengamankan sejumlah barang bukti krusial guna memperkuat proses pembuktian di persidangan. Barang bukti tersebut meliputi satu unit sepeda motor Yamaha RX King beserta kunci kontak, satu unit Honda Beat warna biru putih tahun 2013 lengkap dengan STNK dan BPKB asli, satu unit Honda Vario warna merah hitam bernopol Z 6048 BC, satu buah tang bergagang kuning, lembaran surat kendaraan, plat nomor cadangan, serta satu buah dusbuk handphone Samsung Galaxy A16.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatan pidananya, para pelaku kini harus mendekam di ruang tahanan dan dijerat dengan pasal berlapis sesuai perbuatannya. Penyidik menerapkan Pasal 477 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, Pasal 476 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara, Pasal 591 KUHPidana tentang penadahan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara, serta Pasal 492 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun.











