- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Jaga Kerukunan, Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Ajak Masyarakat Libano Saling Menghormati Perbedaan

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Praka Maryandes, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, Kamis (28/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
Praka Maryandes menegaskan bahwa sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan orang lain adalah kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. “Kita harus menjaga kebersamaan meski berbeda keyakinan. Toleransi itu bukan hanya semboyan, tapi harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Ia juga menekankan pentingnya saling berbuat baik terhadap sesama tanpa memandang perbedaan agama. Menurutnya, di Desa Libano yang mayoritas beragama Kristen, terdapat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dan beragama Islam.
“Mereka datang untuk mengabdi dan menjalankan tugas negara. Tugas kita sebagai warga adalah menghormati, menjaga, dan menjamin keselamatan mereka. Dengan begitu, tercipta suasana rukun dan penuh kedamaian di Desa Libano,” tegas Babinsa.
Praka Maryandes berharap masyarakat Desa Libano dapat terus menumbuhkan rasa persaudaraan, saling melindungi, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun desa. “Kerukunan adalah modal utama dalam membangun. Tanpa toleransi, kita akan mudah terpecah. Karena itu mari kita rawat kebersamaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.











