- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Jaga Kerukunan, Babinsa Koramil 1514-02/Berebere Ajak Masyarakat Libano Saling Menghormati Perbedaan

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Praka Maryandes, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, Kamis (28/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
Praka Maryandes menegaskan bahwa sikap saling menghormati dan menghargai keyakinan orang lain adalah kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. “Kita harus menjaga kebersamaan meski berbeda keyakinan. Toleransi itu bukan hanya semboyan, tapi harus diwujudkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Lainnya :
Ia juga menekankan pentingnya saling berbuat baik terhadap sesama tanpa memandang perbedaan agama. Menurutnya, di Desa Libano yang mayoritas beragama Kristen, terdapat banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dan beragama Islam.
“Mereka datang untuk mengabdi dan menjalankan tugas negara. Tugas kita sebagai warga adalah menghormati, menjaga, dan menjamin keselamatan mereka. Dengan begitu, tercipta suasana rukun dan penuh kedamaian di Desa Libano,” tegas Babinsa.
Praka Maryandes berharap masyarakat Desa Libano dapat terus menumbuhkan rasa persaudaraan, saling melindungi, serta menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun desa. “Kerukunan adalah modal utama dalam membangun. Tanpa toleransi, kita akan mudah terpecah. Karena itu mari kita rawat kebersamaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.











