- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Dandim 1514/Morotai Terima Kunjungan Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi Universitas Indonesia (UI).

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., menerima kunjungan Ketua Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi Universitas Indonesia (UI), Dr. Rachma Fitriati, M.Si., M.Si (Han), di Makodim 1514/Morotai, Desa Muhajirin Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Senin (8/9/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi UI menyerahkan cenderamata kepada Dandim 1514/Morotai sebagai bentuk penghormatan serta wujud sinergitas antara kedua pihak.
Baca Lainnya :
Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal ST.,MT., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim dari UI. Ia berharap kehadiran Ekspedisi Patriot Transmigrasi dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Pulau Morotai.
“Morotai masih masuk kategori daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terbelakang). Dengan kegiatan ini, kami berharap bisa membantu mengangkat citra Morotai, sekaligus menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa Morotai memiliki nilai sejarah yang penting, khususnya aksi heroik pahlawan Indonesia pada masa Perang Trikora dalam pembebasan Irian Barat. Potensi sejarah tersebut, menurutnya, dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
“Semoga Morotai dapat menjadi destinasi wisata sejarah yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, sehingga pulau terluar ini bisa terpandang dan masuk dalam salah satu dari sepuluh daerah destinasi wisata nasional,” Tutup Dandim.











