- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
- Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak SMAN 1 Jatitujuh, Bekali Peserta dengan Karakter, Kemandirian, d
- Program Subuh Akbar dalam Memakmurkan Masjid di Majalengka diganjar Penghargaan.
- Penghormatan untuk para Pahlawan: Intip Suasana Khidmat Ziarah Nasional HUT TNI ke-81 di TMP Sawala
- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
Bijak Bermedia Sosial dan Merespon Keluhan Masyarakat jadi perhatian Polres Majalengka

Literasikata.id Majalengka, Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kehadiran Polri di ruang digital, Polres Majalengka menggelar pelatihan bertajuk "Bijak Bermedia Sosial dan Merespon Semua Keluhan Masyarakat di Media Sosial" pada Rabu (28/5/2025), bertempat di Aula Polres Majalengka.
Pelatihan tersebut Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Wakapolres Majalengka Kompol Asep Agustoni, didampingi oleh Kabag Ops Polres Majalengka Kompol H. Jaja Gardaja, memimpin Pelatihan Pelayanan Publik, Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabag Ren, para penanggung jawab kegiatan, serta para operator media sosial Polres dan jajaran.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Kompol Asep Agustoni menekankan pentingnya peran anggota Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis, termasuk di ruang media sosial yang kini menjadi wadah utama penyampaian aspirasi masyarakat.
“Polri harus hadir tidak hanya secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga secara aktif di dunia digital. Media sosial harus menjadi ruang pelayanan yang responsif, bukan hanya sekadar sarana informasi,” ujar Kompol Asep.
Pelatihan ini bertujuan membekali para personel dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola akun media sosial institusi secara profesional, serta memberikan respons cepat dan tepat terhadap berbagai keluhan, saran, maupun kritik dari masyarakat.
Sementara itu, Kompol H. Jaja Gardaja menambahkan bahwa kegiatan ini juga bagian dari komitmen Polres Majalengka dalam menerapkan prinsip pelayanan prima, termasuk menjaga citra positif institusi di mata publik.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluhan yang masuk melalui media sosial dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tuntas. Ini merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas layanan Polri kepada masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, diisi dengan pemaparan materi, studi kasus, hingga simulasi penanganan pengaduan di media sosial.
Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Majalengka semakin siap dan profesional dalam menghadapi tantangan pelayanan publik di era digital, serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.











