- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Wayabula Ajak Warga Bobula Gelar Kerja Bhakti Bersihkan Jalan Poros.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Koptu Herman, bersama warga melaksanakan kerja bhakti membersihkan jalan poros di Desa Bobula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, pada Minggu (24/08/2025).
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperlancar akses transportasi masyarakat. Jalan poros yang merupakan jalur utama warga setempat dibersihkan dari rumput liar, sampah, dan tanah yang menutupi bahu jalan.
Baca Lainnya :
Dalam keterangannya, Koptu Herman menyampaikan bahwa kegiatan kerja bhakti merupakan wujud nyata kebersamaan Babinsa dengan masyarakat di desa binaan. “Membersihkan jalan bukan hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga agar akses transportasi lebih lancar dan masyarakat merasa nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Babinsa mengajak masyarakat untuk senantiasa peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. “Kita harus terus menjaga tradisi gotong royong. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa ringan, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga,” tambahnya.(Pendim 1514).











