- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Babinsa Wayabula Ajak Warga Bobula Gelar Kerja Bhakti Bersihkan Jalan Poros.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Koptu Herman, bersama warga melaksanakan kerja bhakti membersihkan jalan poros di Desa Bobula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, pada Minggu (24/08/2025).
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperlancar akses transportasi masyarakat. Jalan poros yang merupakan jalur utama warga setempat dibersihkan dari rumput liar, sampah, dan tanah yang menutupi bahu jalan.
Baca Lainnya :
Dalam keterangannya, Koptu Herman menyampaikan bahwa kegiatan kerja bhakti merupakan wujud nyata kebersamaan Babinsa dengan masyarakat di desa binaan. “Membersihkan jalan bukan hanya untuk memperindah lingkungan, tetapi juga agar akses transportasi lebih lancar dan masyarakat merasa nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Babinsa mengajak masyarakat untuk senantiasa peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. “Kita harus terus menjaga tradisi gotong royong. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa ringan, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga,” tambahnya.(Pendim 1514).











