- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
Babinsa Koramil Kadipaten Turun Tangan Padamkan Kebakaran Kantor KUA Panyingkiran Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Peristiwa kebakaran melanda Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu konsleting listrik sehingga memicu api yang dengan cepat membesar.
Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Kodim 0617/Majalengka bersama aparat terkait dan warga turun langsung membantu proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.
Baca Lainnya :
Danramil 1717/Kadipaten, Kapten Arm Dedem Suparman menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui dari laporan warga bernama Radai (45), warga Blok II RT 08 RW 04 Desa Leuwiseeng. Warga melihat munculnya api di bagian bangunan Kantor KUA yang berlokasi di Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran.
“Setelah menerima laporan, anggota Koramil segera mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta membantu proses pemadaman bersama tim damkar, Polsek Panyingkiran, Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat setempat,” ungkap Kapten Dedem.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.
Dalam proses pemadaman, dua unit mobil damkar Majalengka dikerahkan ke lokasi, dibantu anggota TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Kantor KUA Panyingkiran telah dalam keadaan aman dan aktivitas warga berjalan normal kembali. (Pendim_0617)











