- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Koramil Kadipaten Turun Tangan Padamkan Kebakaran Kantor KUA Panyingkiran Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Peristiwa kebakaran melanda Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu konsleting listrik sehingga memicu api yang dengan cepat membesar.
Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Kodim 0617/Majalengka bersama aparat terkait dan warga turun langsung membantu proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.
Baca Lainnya :
Danramil 1717/Kadipaten, Kapten Arm Dedem Suparman menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui dari laporan warga bernama Radai (45), warga Blok II RT 08 RW 04 Desa Leuwiseeng. Warga melihat munculnya api di bagian bangunan Kantor KUA yang berlokasi di Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran.
“Setelah menerima laporan, anggota Koramil segera mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta membantu proses pemadaman bersama tim damkar, Polsek Panyingkiran, Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat setempat,” ungkap Kapten Dedem.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.
Dalam proses pemadaman, dua unit mobil damkar Majalengka dikerahkan ke lokasi, dibantu anggota TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Kantor KUA Panyingkiran telah dalam keadaan aman dan aktivitas warga berjalan normal kembali. (Pendim_0617)











