- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
- Perkemahan Pengukuhan Calon Penegak SMAN 1 Jatitujuh, Bekali Peserta dengan Karakter, Kemandirian, d
- Program Subuh Akbar dalam Memakmurkan Masjid di Majalengka diganjar Penghargaan.
- Penghormatan untuk para Pahlawan: Intip Suasana Khidmat Ziarah Nasional HUT TNI ke-81 di TMP Sawala
- Presiden Prabowo Lantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Bupati Majalengka: Sosok yang Per
- Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Kolam Renang Surya Kadipaten, Satu Tersangka Diamankan
Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Hadiri Pelatihan Penanggulangan Bencana di Desa Heuleut

Literasikata.id Majalengka – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Serda Zaenal menghadiri kegiatan Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam di Balai Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Selasa (29/4/2025).
Kegiatan yang menghadirkan pemateri dari BPBD Kabupaten Majalengka ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari aparatur desa hingga perwakilan masyarakat. Turut hadir dalam pelatihan tersebut Kasitantrib Kecamatan Kadipaten Udin P., Babinsa Desa Heuleut Serda Zaenal A., Bhabinkamtibmas Desa Heuleut Aipda Cecep R., dua anggota BPBD Majalengka, Kepala Desa Heuleut Agus Ahmad S., LPM Desa Heuleut, perangkat desa, serta para ketua RW dan RT di wilayah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Zaenal menegaskan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.
Baca Lainnya :
"Pelatihan ini sangat penting untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat. Sinergitas semua unsur, baik dari TNI, Polri, pemerintah desa, maupun masyarakat, menjadi kunci utama dalam upaya penanggulangan bencana," ujar Serda Zaenal.
Ia juga berharap melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Heuleut semakin siap dan sigap dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana, sehingga mampu meminimalisasi risiko dan kerugian.
Pelatihan tersebut mencakup materi tentang langkah-langkah evakuasi, penggunaan alat keselamatan, hingga simulasi penanganan korban bencana. Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. (Pendim_0617)











