- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula Wayabula Ikut Dampingi Operasi Pasar Murah di Morotai

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-02/Wayabula turut hadir dalam kegiatan Operasi Pasar Murah yang digelar Dinas Perindagkop Kabupaten Pulau Morotai, bertempat di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kamis (21/8/2025).
Kegiatan ini digelar dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok di wilayah Morotai. Sejumlah komoditas yang dijual di antaranya beras, terigu Kompas, gula pasir, minyak goreng kemasan saset, serta teh Sari Wangi.
Baca Lainnya :
Menurut Babinsa, antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi karena operasi pasar murah ini memberi kesempatan bagi warga untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar normal. “Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi harga sejumlah bahan pokok yang cenderung naik. Dengan adanya pasar murah, beban warga bisa lebih ringan,” ujarnya.
Ia juga berharap operasi pasar murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya untuk membantu masyarakat, tetapi juga sebagai upaya menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Pulau Morotai.











