- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula Himbau Pekerja Kopra Utamakan Keselamatan di Desa Aru Iran

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Praka Kaspar Puer, mengingatkan para pekerja kopra agar selalu berhati-hati dan mengutamakan faktor keamanan dalam bekerja. Himbauan tersebut disampaikan saat dirinya bertemu langsung dengan warga yang sedang melakukan aktivitas panen kelapa di Desa Aru Iran, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Selasa (16/9/2025).
Praka Kaspar menekankan, keselamatan menjadi hal utama dalam setiap pekerjaan, khususnya panen kelapa yang memiliki risiko tinggi. Ia mengingatkan para pekerja untuk memperhatikan cara memanjat dan memetik buah agar tidak terjadi kecelakaan.
Baca Lainnya :
“Dalam bekerja kita harus tetap mengutamakan keselamatan. Saat memanjat pohon kelapa, pastikan pegangan dan pijakan aman. Perhatikan juga potensi bahaya seperti ular maupun semut yang bisa mengganggu saat berada di atas pohon,” ujar Praka Kaspar.
Selain itu, Babinsa juga mengimbau agar para pekerja selalu saling mengingatkan satu sama lain dan tidak terburu-buru dalam bekerja demi menjaga keselamatan bersama.
“Kopra memang penting untuk menunjang ekonomi, tapi keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai karena tergesa-gesa, kita justru mengalami musibah,” tutupnya.











