- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula Ajak Ibu Rumah Tangga Cegah Stunting Sejak Dini.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Sertu Fahyudin A. Mahifa, melaksanakan komunikasi sosial bersama warga binaan, khususnya para ibu rumah tangga, di Desa Waringin, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kamis (28/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Babinsa memberikan imbauan penting terkait bahaya stunting dan langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dalam keluarga. Menurutnya, peran ibu rumah tangga sangat besar dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan baik.
Baca Lainnya :
“Stunting adalah ancaman serius bagi generasi kita. Karena itu, saya mengajak ibu-ibu di Desa Waringin untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan kasih sayang yang cukup dalam keluarga,” ujar Sertu Fahyudin.
“Cegah stunting bisa dimulai dari hal sederhana. Makan sayur, buah, ikan, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan langkah nyata yang bisa dilakukan setiap hari,” tambahnya.
Selain itu, Sertu Fahyudin berpesan agar orang tua senantiasa mencintai keluarganya dan membangun suasana rumah yang penuh kasih sayang. “Kebahagiaan dalam keluarga bukan diukur dari kemewahan, tetapi dari perhatian dan kebersamaan. Dengan cinta dan kebahagiaan dalam kesederhanaan, anak-anak akan tumbuh sehat dan kuat,” tegasnya.











