- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa dan Warga Pasang Patok Kayu untuk Antisipasi Banjir di Desa Sangowo Barat

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Mengantisipasi potensi banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Morotai dalam beberapa hari terakhir, Babinsa Koramil 1514-01/Daruba, Seda Dino, bersama warga Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, melakukan pemasangan patok kayu batas air pada Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memantau ketinggian air di wilayah rawan banjir dan mencegah terjadinya kerusakan maupun korban jiwa saat curah hujan meningkat.
Baca Lainnya :
Babinsa Seda Dino menjelaskan, pemasangan patok batas air tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dini masyarakat terhadap ancaman banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Pemasangan patok kayu ini menjadi alat pemantau sederhana yang sangat berguna. Dengan adanya tanda batas air, warga dan pemerintah desa dapat segera mengetahui jika ketinggian air mulai meningkat dan mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi banjir,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini kondisi cuaca di wilayah Morotai tergolong ekstrem, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak menyepelekan potensi bencana alam.
“Kami terus mengingatkan warga agar selalu waspada, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah rendah. Dengan langkah-langkah antisipasi seperti ini, diharapkan dampak kerusakan maupun kerugian dapat diminimalkan,” tutup Babinsa.
(Pendim 1514/Morotai)











