- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Berebere Ajak Warga Desa Pangeo Waspadai Bahaya Judi Online.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dalam rangka memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa, Babinsa Koramil 1514-02/Berebere, Serka Rivai Drakel, menggelar komunikasi sosial bersama warga Desa Pangeo, Kecamatan Morotai Jaya, pada Kamis (08/05/2025). Dalam kegiatan tersebut, ia menyampaikan imbauan terkait bahaya judi online dan dampak buruknya terhadap kehidupan keluarga.
Menurut Serka Rivai, judi online kini menjadi ancaman serius, bahkan telah menjangkau wilayah pedesaan. Kemudahan akses internet membuat praktik ini dengan cepat menyasar berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak sekolah. “Kalau ini dibiarkan, bisa merusak masa depan generasi muda dan memicu berbagai persoalan sosial dalam keluarga maupun masyarakat,” tegasnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua diharapkan lebih aktif mengontrol penggunaan handphone dan akses internet anak-anak, termasuk aplikasi, game, dan media sosial. Meluangkan waktu untuk berdiskusi, beraktivitas bersama anak, serta mengarahkan mereka pada kegiatan positif seperti olahraga, keterampilan, maupun aktivitas keagamaan, dianggap sebagai langkah pencegahan yang efektif. Serka Rivai juga mengingatkan agar orang tua mewaspadai tanda-tanda anak mulai terlibat judi online, seperti sering meminjam uang, terlalu asyik dengan HP, atau mudah marah saat ditegur,"ujar Serka Rivai".
Baca Lainnya :
“Sebagai Babinsa, kami mengajak para kepala keluarga untuk tidak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi pelindung pertama bagi anak-anak dari dampak negatif teknologi. Jika kita lakukan pencegahan bersama, insya Allah kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bermoral,” tutupnya.











