- Selasa Berseri dan Aksi Ekologi: Cara Pemkab Majalengka Bentuk Karakter Siswa Cerdas dan Peduli Ling
- Komitmen Perang Melawan Narkoba, Sat Narkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu dan Sita 35 Pake
- Dandim 0617/Majalengka Cek Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Taruna Akmil
- Junjung Tinggi Sportivitas, Danramil Cikijing Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kataji Cup 2026 d
- KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal
- Akselerasi Majalengka Langkung Sae, Diskominfo Gelar Bimtek Admin Medsos
- Dandim 0617/Majalengka Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Jaga Citra Positif TNI AD
- Babinsa Bantu Jinakkan Api, Kebakaran Rumah Warga di Palasah Diduga Berawal dari Bakar Sampah
- Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding dari Banpres, Bupati Majalengka, Membangun Lebih Mudah, Me
- Bupati Majalengka Minta Menu MBG Diseragamkan dan Tegaskan Pengelola SPPG Jangan Hanya Kejar Untung.
Babinsa Aru Irian Ikut Musdessus dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa 2025

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Kopda Mohli Gay, menghadiri kegiatan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) dan Musyawarah Perubahan Anggaran Desa Tahun 2025 di Desa Aru Irian, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Senin (25/08/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga. Musyawarah digelar untuk membahas perubahan alokasi anggaran desa agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Lainnya :
Dalam kesempatan tersebut, Kopda Mohli Gay menyampaikan saran agar penggunaan anggaran desa benar-benar dikelola secara bijak dan transparan.
“Anggaran desa, baik berupa uang maupun barang, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bermanfaat nyata bagi masyarakat. Contoh kecil bisa diarahkan pada ketahanan pangan, seperti bidang pertanian melalui penanaman padi ladang dan ubi, bidang perikanan dengan pengadaan viber, serta bidang peternakan melalui pembelian sapi peliharaan,” ungkapnya.
Babinsa juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang sesuai aturan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Semua yang direncanakan hendaknya berjalan baik sesuai harapan masyarakat Desa Aru Irian, sehingga tidak menjadi temuan saat pemeriksaan dan benar-benar memberikan hasil positif bagi warga,” tutup Kopda Mohli Gay.











