- Kunjungan BNN RI ke Majalengka: Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Peredaran Gelap Narkoba
- Babinsa Kedung Kencana Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Polres Majalengka Ungkap 16 Kasus Narkoba Selama Juli 2026, Satu Pelaku Produksi Tembakau Sintetis D
- Merawat Mata Air, Menjaga Warisan Leluhur dalam Rangkaian Gelar Budaya Nyiramkeun Pusaka Talaga Mang
- Transparansi Rotasi Jabatan, Pemkab Majalengka Optimalkan Manajemen Talenta ASN
- Api Berhasil Dijinakan Dalam Dua Jam, Anggota Koramil Dawuan Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Keb
- Terik Matahari Tak Surutkan Semangat TNI dan Warga, Gotong Royong Buka Akses Jalan Penghubung Garawa
- Kwarcab Majalengka Gelar Pelatihan Admin Kehumasan Kwarran se-kabupaten Majalengka
- Majalengka Catat Rekor Baru Program Rutilahu, Sebanyak 4.500 Rumah Dibangun pada 2026.
- Tumbuhkan Cinta Kebersihan Sejak Dini, Danramil Jatiwangi Bersama Pelajar dan Warga Gelar GEBER di D
Tiga Orang Meninggal Dunia dalam Acara Pernikahan Anak Gubernur KDM dan Kapolda Metro Jaya

Literasikata.id Jabar, 18 Juli 2025 — Kabar duka menyelimuti rangkaian acara pernikahan anak Gubernur KDM dan Kapolda Metro Jaya yang digelar pada Jumat, 18 Juli 2025. Dilansir dari media Detik Jabar, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden desak-desakan saat menghadiri sesi makan gratis yang disediakan bagi tamu dan masyarakat umum.
Peristiwa memilukan ini terjadi ketika ribuan warga memadati area jamuan makan yang terbuka untuk umum. Menurut keterangan saksi di lokasi, situasi mulai tidak terkendali ketika antrean memanjang dan dorongan antarwarga semakin kuat.
"Awalnya semua tertib, tapi makin lama makin ramai dan sesak. Orang-orang mulai mendorong karena takut tidak kebagian makanan," ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Baca Lainnya :
Pihak rumah sakit setempat telah mengonfirmasi bahwa tiga korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif. Belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga gubernur maupun panitia penyelenggara terkait kejadian tragis ini.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kericuhan serta memastikan apakah ada kelalaian dalam pengaturan keamanan acara.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar lokasi acara masih dijaga ketat aparat keamanan, dan sebagian rangkaian kegiatan dilaporkan ditunda.











