- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Expo atau Pasar Malam? Kembalikan Jati Diri Pameran Majalengka

literasikata.id Majalengka Opini - Majalengka merupakan salah satu kabupaten yang tengah berkembang pesat. Di bawah kepemimpinan Bupati Majalengka Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, Majalengka mengusung moto Menuju Majalengka Langkung SAE. Moto ini bukan sekadar slogan, melainkan tercermin dari berbagai perubahan besar yang kini dirasakan masyarakat.
Pembangunan infrastruktur skala nasional hingga internasional, meningkatnya konektivitas wilayah, serta tumbuhnya potensi ekonomi lokal membuat Majalengka semakin dikenal di kancah nasional. Ini adalah capaian yang patut diapresiasi dan dibanggakan bersama.
Namun sebagai pelaku usaha UMKM, kami ingin mengajak semua pihak untuk mengulas kembali makna dan tujuan pameran expo yang selama ini rutin digelar, khususnya saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka.
Secara ideal, expo adalah pameran pembangunan. Ia menjadi etalase keberhasilan pemerintah daerah melalui dinas-dinasnya, sekaligus ruang promosi bagi produk unggulan UMKM lokal. Expo seharusnya menjadi tempat masyarakat melihat sejauh mana Majalengka bertumbuh—baik dari sektor ekonomi, industri kreatif, pertanian, pariwisata, hingga inovasi pelayanan publik.
Sayangnya, hingga hari ini belum ada expo yang benar-benar menampilkan wajah dan prestasi Kabupaten Majalengka secara utuh. Hal ini terjadi karena konsep expo selalu disatukan dengan pasar malam.
Akibatnya, perhatian pengunjung lebih tersedot pada hingar-bingar wahana hiburan dan jajanan dari luar daerah. Stand UMKM lokal dan pameran pembangunan sering kali tenggelam, kalah ramai, dan sekadar menjadi pelengkap acara. Padahal, produk UMKM Majalengka adalah hasil karya masyarakat sendiri yang seharusnya mendapat ruang utama.
Kami tidak menolak hiburan rakyat. Pasar malam tentu memiliki nilai ekonomi dan rekreasi tersendiri. Namun ketika disatukan tanpa konsep yang jelas, tujuan utama expo menjadi kabur. Pameran pembangunan berubah menjadi sekadar keramaian tahunan, bukan sarana edukasi, promosi, dan kebanggaan daerah.
Harapan kami sederhana namun penting: pemerintah daerah berani memisahkan dan memurnikan konsep expo. Jadikan expo sebagai ajang prestisius untuk memperlihatkan keberhasilan pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat Majalengka bersama pemerintah melalui dinas-dinas terkait. Berikan panggung utama bagi UMKM lokal, produk khas daerah, dan inovasi anak-anak Majalengka.
Kembalikan expo sebagai jati diri warga Kabupaten Majalengka—sebuah pameran yang membanggakan, berkelas, dan mampu menarik pengunjung tidak hanya dari dalam daerah, tetapi juga dari luar Majalengka.
Dengan begitu, expo bukan lagi sekadar acara tahunan, melainkan simbol kemajuan dan identitas Majalengka yang langkung SAE.
Dibuat oleh : Taufik Hidayat










