- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Kolaborasi Kodim 0617/Majalengka, Bulog dan BPP Luncurkan Program SERGAP untuk Stabilkan Harga Gabah

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, Kodim 0617/Majalengka bersama Bulog dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) meluncurkan program Serapan Gabah Petani (SERGAP). Program ini menyasar para petani di Kabupaten Majalengka dan bertujuan menyerap hasil panen secara langsung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman melalui Kasie Bidang Produksi Pertanian, Ratih, menyampaikan bahwa SERGAP bertujuan untuk menstabilkan harga gabah dan beras di pasaran.
Baca Lainnya :
“Program ini dilaksanakan di 15 kecamatan, seperti Ligung, Jatitujuh, Kertajati, Maja, hingga Kadipaten. Total hasil serapan untuk Bulog mencapai 4.860.738 kg, sedangkan Kodim Majalengka berhasil menyerap sebanyak 19.952.607 kg,” ungkap Ratih, Selasa (6/5/2025).
Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf Dudy Pilianto, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AD melalui Kodim merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung program nasional swasembada pangan.
“Kodim hadir bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga bagian dari solusi strategis untuk ketahanan pangan nasional. Kami memastikan hasil panen petani terserap optimal dan harga tetap stabil,” tegas Letkol Dudy.
Apresiasi juga datang dari Gia Anggriawan, Staf Ahli Yayasan Akmil Persada 92. Ia menyebut program SERGAP sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menuju swasembada pangan.
“Dengan adanya SERGAP, keluhan petani terkait harga dapat teratasi, dan pasokan pangan nasional bisa terjaga. Kami dari Yayasan Akmil Persada 92 juga siap mendukung berbagai program ketahanan pangan pemerintah,” ujarnya.
Melalui program ini, Majalengka menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat kesejahteraan petani lokal. (Pendim_0617)











