- Bupati Majalengka Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji 2026 dan Berikan Fasilitas Lengkap.
- Peran KIM dalam Literasi Digital di era Akselerasi Tranformasi.
- Momen Haru di Kodim Majalengka, 18 Prajurit Resmi Menyandang Pangkat Baru
- Groundbreaking Jembatan Garuda TNI di Lemahsugih Majalengka, Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Warga
- Warga Gunung Manik Majalengka Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Depan Rumah
- Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Majalengka Paparkan Capaian Ekonomi Gemilang dan Penurunan Kemiskinan.
- Amankan Wisata Terasering Panyaweyan, Babinsa Sertu Hendra: Kami Pastikan Pengunjung Nyaman
- Sinergi TNI-Polri Amankan Wisata Lebaran, Dandim Majalengka Ikuti Anev Sitkamtibmas Nasional
- Pemkab Majalengka akan Berlakukan WFH Setiap Hari Senin pelayanan Umum tetap Berjalan.
- 100 Anggota Pramuka Majalengka Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026.
Kolaborasi Kodim 0617/Majalengka, Bulog dan BPP Luncurkan Program SERGAP untuk Stabilkan Harga Gabah

Literasikata.id Majalengka – Dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, Kodim 0617/Majalengka bersama Bulog dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) meluncurkan program Serapan Gabah Petani (SERGAP). Program ini menyasar para petani di Kabupaten Majalengka dan bertujuan menyerap hasil panen secara langsung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman melalui Kasie Bidang Produksi Pertanian, Ratih, menyampaikan bahwa SERGAP bertujuan untuk menstabilkan harga gabah dan beras di pasaran.
Baca Lainnya :
“Program ini dilaksanakan di 15 kecamatan, seperti Ligung, Jatitujuh, Kertajati, Maja, hingga Kadipaten. Total hasil serapan untuk Bulog mencapai 4.860.738 kg, sedangkan Kodim Majalengka berhasil menyerap sebanyak 19.952.607 kg,” ungkap Ratih, Selasa (6/5/2025).
Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf Dudy Pilianto, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AD melalui Kodim merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung program nasional swasembada pangan.
“Kodim hadir bukan hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga bagian dari solusi strategis untuk ketahanan pangan nasional. Kami memastikan hasil panen petani terserap optimal dan harga tetap stabil,” tegas Letkol Dudy.
Apresiasi juga datang dari Gia Anggriawan, Staf Ahli Yayasan Akmil Persada 92. Ia menyebut program SERGAP sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menuju swasembada pangan.
“Dengan adanya SERGAP, keluhan petani terkait harga dapat teratasi, dan pasokan pangan nasional bisa terjaga. Kami dari Yayasan Akmil Persada 92 juga siap mendukung berbagai program ketahanan pangan pemerintah,” ujarnya.
Melalui program ini, Majalengka menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat kesejahteraan petani lokal. (Pendim_0617)










