- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Ketua GANISA Majalengka Kritik DPRD: Ada Apa dengan DPRD Majalengka

Literasikata.id Majalengka — Ketua Gerakan Anti Narkotika Indonesia (GANISA) Majalengka, Taufik Hidayat, melayangkan kritik keras terhadap DPRD Kabupaten Majalengka. Ia menyayangkan belum adanya tindak lanjut terhadap audiensi dan dengar pendapat yang pernah diajukan oleh pihaknya kepada DPRD setempat sudah dua bulan lebih katanya
"Merasa belum diakomodir, kami bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan DPRD Majalengka?" ujar Taufik dengan nada tegas saat diwawancarai, Jumat (13/6/2025).
Baca Lainnya :
Menurut Taufik, belum adanya dukungan nyata dari DPRD Majalengka mencerminkan kurangnya keberpihakan terhadap aspirasi masyarakat, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang. Ia menyoroti laporan masyarakat yang masih terus masuk melalui media massa terkait maraknya peredaran narkoba di Majalengka.
"Perdagangan obat-obatan terlarang belum bisa dikurangi, apalagi diberantas. Ini kenyataan pahit yang harus kita hadapi bersama," tegasnya.
GANISA, lanjut Taufik, selama ini hanya memiliki ruang untuk mengedukasi dan mengingatkan pemerintah. Namun, upaya itu akan sia-sia tanpa langkah konkret dari para wakil rakyat. Ia mengajak DPRD untuk duduk bersama merumuskan strategi nyata dalam perang melawan narkoba.
"Kami mengajak DPRD Majalengka untuk bersama-sama menyusun langkah terbaik. Ini demi masa depan generasi muda Majalengka dan bangsa pada umumnya," tambahnya.
Taufik juga menyinggung isu miring yang berkembang di masyarakat mengenai adanya oknum pejabat, termasuk ASN dan mantan anggota DPRD, yang tersandung kasus narkoba. Ia berharap DPRD dan pemerintah segera bersih-bersih internal agar tidak kehilangan kepercayaan publik.











