- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Hoaks Rekrutmen CPNS Polisi Kehutanan 2026, Kemenhut Tegaskan Belum Ada Penerimaan

Literasikata.id Nasional — Informasi terkait rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polisi Kehutanan (Polhut) tahun 2026 yang menyebutkan adanya sebanyak 20 ribu formasi kosong dipastikan tidak benar alias hoaks.
Isu tersebut beredar luas di masyarakat melalui pamflet dan pesan berantai di media sosial, yang mengklaim bahwa Kementerian Kehutanan membuka penerimaan CPNS Polhut dalam jumlah besar pada tahun 2026.
Namun setelah ditelusuri oleh tim media, informasi tersebut tidak memiliki dasar resmi. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) secara tegas menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman penerimaan CPNS Polisi Kehutanan.
Baca Lainnya :
Klarifikasi tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi Kementerian Kehutanan. Dalam unggahannya, Kemenhut menegaskan bahwa seluruh informasi terkait penerimaan CPNS, termasuk Polhut, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah.
“Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa pendaftaran CPNS Polisi Kehutanan hanya dilakukan melalui website resmi Kementerian Kehutanan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di luar saluran resmi,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Pihak Kemenhut juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang tidak jelas sumbernya, serta tidak menyebarkan kembali kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Dengan maraknya hoaks rekrutmen CPNS, masyarakat diharapkan selalu melakukan pengecekan informasi melalui situs resmi pemerintah atau akun media sosial terverifikasi guna menghindari penipuan dan informasi menyesatkan.











