- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Ribuan Anggota Pramuka Ramaikan World Cleanup Day di Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Anggota Pramuka dari unsur Kwarcab, Kwarran Majalengka dan Gugusdepan bergabung dengan OPD, Relawan dan masyarakat memadati kawasan aliran Sungai Citangkurak/ Kawasan Kasungka Majalengka pada Sabtu (20/9/2025) untuk mengikuti kegiatan World Cleanup Day. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi serentak bersih-bersih dunia yang diikuti oleh 118 negara.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka yang juga sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Majalengka, Kak Drs. H. Eman Suherman, M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dan menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Baca Lainnya :
“World Cleanup Day adalah momentum bagaimana manusia senantiasa mencintai alam. Jangan sampai sampah mencemari lingkungan. Harus timbul kesadaran dalam diri untuk bersih-bersih,” ujarnya.
Ia juga menambahkan sejak dirinya dilantik menjadi Bupati Majalengka, program bersih-bersih telah digerakkan setiap hari Jumat (Geber Jum'at). “Saya ingin meyakinkan kepada kita semua, kita harus menyatu dengan perasaan dan kehidupan kita untuk menjaga lingkungan. Kedepan Majalengka harus punya gerakan tematik bersih-bersih. Saya berharap kita menjadi penggerak agar masyarakat ikut tersadarkan, kita datang ke masyarakat untuk mengingatkan dan bersama-sama menjaga lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan World Cleanup Day di Majalengka ini berlangsung penuh semangat. Berbagai unsur dari Pemerintah, Dinas, Organisasi, Relawan dan masyarakat bersama-sama melakukan Gerakan kebersihan. Semuanya saling bahu-membahu membersihkan sampah di sekitar aliran sungai dan taman kota. Aksi ini diharapkan menjadi inspirasi masyarakat luas untuk terus peduli terhadap lingkungan.
Selain di sekitar aliran sungai Citangkurak, Ribuan anggota Pramuka di Majalengka melakukan aksi World Cleanup Day lingkungan Kwarran, Kecamatan dan Gugusdepannya masing-masing.











