- Warga Cipasung Lemahsugih Serbu Jumat Berkah TNI, Fakta Kesehatan Ini Bikin Kaget!
- Cetak Sejarah! 545 Pramuka Garuda Majalengka Resmi Dilantik, Terbanyak Sepanjang Sejarah Kwarcab
- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
Pagelaran Seni Budaya Ronggeng Amen Hiasi Rangkaian Peringatan Hari Tani Nasional di Pangandaran

Literasikata.id Nasional - Peringatan Hari Tani Nasional di Kabupaten Pangandaran digelar dengan meriah melalui pertunjukan seni tradisi Ronggeng Amen di Sekretariat Serikat Petani Pasundan (SPP), Selasa malam (23/9/2025). Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB ini dihadiri oleh Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., Dandim 0625 Pangandaran Letkol CZI Ibnu Muntaha, M.Han., dan Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengapresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang memadukan semangat perjuangan petani dengan pelestarian budaya lokal.
Baca Lainnya :
“Hari Tani Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mengingatkan kita semua akan peran besar petani sebagai penopang ketahanan pangan bangsa. Kehadiran seni tradisi seperti Ronggeng Amen menjadi wujud rasa syukur masyarakat agraris, sekaligus mempererat kebersamaan dan gotong royong. Polres Pangandaran mendukung penuh upaya masyarakat menjaga budaya dan menghormati jasa para petani,” ujar Kapolres, Rabu (24/9/2025)
Pertunjukan Ronggeng Amen sendiri merupakan seni tradisional khas Pangandaran yang lahir dari kehidupan masyarakat tani. Tarian ini diiringi musik kendang, gong, dan rebab dengan lantunan tembang rakyat. Filosofinya adalah ungkapan syukur atas hasil panen, doa agar tanah tetap subur, serta simbol persaudaraan di tengah masyarakat.
Acara ini diselenggarakan oleh Serikat Petani Pasundan (SPP), sebuah organisasi petani yang konsisten memperjuangkan hak-hak petani, kedaulatan pangan, dan pelestarian lingkungan hidup. SPP tidak hanya bergerak di bidang advokasi, tetapi juga aktif mengangkat seni budaya rakyat sebagai bagian dari identitas petani.
Dengan kehadiran para pejabat daerah bersama masyarakat, peringatan Hari Tani Nasional di Pangandaran menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan organisasi petani demi tercapainya kesejahteraan dan kelestarian budaya lokal.
Bandung 24 September 2025
Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar











