- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Koramil 1514-03/Wayabula Tanam 500 Pohon Dukung Program KASAD Menyatu dengan Alam

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara — Dalam rangka mendukung program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Menyatu dengan Alam, Koramil 1514-03/Wayabula melaksanakan penanaman 500 pohon keras di Desa Posiposi, Kecamatan Morotai Pulau Rao, Jumat (22/8/2025).
Dandim 1514/Morotai melalui Plh Danramil 1514-03/Wayabula, Serka Rachmad Fadhli Arafah, mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan upaya nyata TNI AD dalam menjaga keseimbangan alam dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan.
Baca Lainnya :
“Menanam pohon berarti kita menanam harapan. Setiap pohon yang tumbuh akan menjadi sumber kehidupan, memberikan udara bersih, mencegah erosi, sekaligus menambah nilai lingkungan desa. Oleh karena itu, kami berharap warga turut menjaga dan merawat pohon-pohon ini agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting agar program KASAD menyatu dengan alam dapat berjalan berkesinambungan. “TNI bersama rakyat harus bersatu dalam menjaga lingkungan. Dengan gotong royong dan kepedulian bersama, kita bisa mewariskan alam yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkasnya.











