- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Geng Motor Serang Aparat di Ligung, TNI-Polri Tangkap 10 Pelaku Bersenjata Tajam

Literasikata.id Majalengka — Tim gabungan TNI-Polri bersama personel Lanud Sukani berhasil membubarkan aksi kekerasan yang dilakukan kelompok geng motor di wilayah Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Sabtu (12/7/2025) dini hari. Dalam operasi tersebut, sepuluh anggota geng motor berhasil diamankan, sementara satu anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
Kejadian bermula sekitar pukul 03.40 WIB, saat piket Koramil 1713/Ligung dan Mapolsek Ligung menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan kelompok geng motor yang bergerak di dua titik: Desa Ligung Lor dan Desa Gandawesi.
Baca Lainnya :
"Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak ke lokasi bersama anggota Polsek dan personel Lanud Sukani. Di lokasi, kami dapati kelompok geng motor terbagi dua dan sempat melakukan perlawanan," ungkap Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna.
Dalam proses penangkapan, terjadi kejar-kejaran sengit antara aparat dan para pelaku. Salah seorang anggota Polsek Ligung, Aipda Darus, terkena sabetan celurit di lengan kiri saat berupaya menghentikan pelaku. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Ligung, sebelum dirujuk ke RS Mitra Plumbon untuk perawatan lebih lanjut.
Daftar Identitas Pelaku yang Diamankan:
1. Dewa Purnama (16), warga Pagandon, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
2. Ahmad Gozali (18), warga Karangsambung, Kadipaten – SMK Karnas Kadipaten.
3. Dimas Faturohman (17), warga Tomo, Sumedang – SMK Widya Nusantara (bawa samurai).
4. Agung Nurjaman (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
5. Tira Hidayat (16), warga Ujungjaya, Sumedang – SMK Widya Nusantara.
6. Anggi Rahadahi (15), warga Dawuan, Sumedang – SMPN 1 Kasokandel.
7. Muhammad Sihab (16), warga Kertajati, Majalengka – SMKN 1 Kertajati (bawa clurit ungu).
8. Samuel Reyq Ramadan (19), warga Jatiwangi, Majalengka.
9. Ali Mukti (18), warga Tukdana, Indramayu.
10. Riyanto (19), warga Tukdana, Indramayu (bawa clurit hitam).
Para pelaku tergabung dalam geng motor yang sebelumnya berjanji untuk melakukan tawuran melalui media sosial. Mereka diketahui merupakan gabungan dari geng motor wilayah Majalengka, Sumedang, dan Indramayu, dengan titik kumpul awal di kawasan Delta Jatiwangi bawah tol.
Barang Bukti yang Diamankan: 4 senjata tajam jenis celurit, 4 unit sepeda motor dan beberapa unit telepon genggam.
Seluruh tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolsek Ligung untuk proses hukum lebih lanjut.
Danramil 1713/Ligung Kapten Inf Sarna mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan kepolisian untuk memberantas aksi kriminal jalanan seperti geng motor.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. Ini bentuk komitmen TNI bersama Polri untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu menambahkan, pihaknya mengapresiasi gerak cepat aparat di lapangan dan meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut aktif dalam mencegah pergerakan geng motor di wilayahnya.
“Kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat, sangat dibutuhkan untuk memutus rantai aksi brutal geng motor yang sering meresahkan warga,” tuturnya. (Pendim_0617)











