- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Dedi Mulyadi Tinjau Pergerakan Tanah di Malausma, Siapkan Hunian untuk Warga Terdampak

Literasikata.id Majalengka - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi pergerakan tanah di Blok Godabaya, Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, Kamis (19/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur yang akrab disapa KDM didampingi Bupati Majalengka, Eman Suherman, serta jajaran Forkopimda. Keduanya menyempatkan diri menemui para korban terdampak yang saat ini berada di Balai Desa Sukadana.
Baca Lainnya :
Di hadapan warga, KDM menyampaikan komitmennya untuk membantu warga korban tanah bergerak setiap keluarga diberikan bantuan tunai sebesar Rp 10 juta.
Ia juga menginisiasi program penataan kawasan pemukiman dengan konsep "Kampung Wisata" seperti yang telah dikerjakan di Sukabumi. Ia merencanakan pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak dengan alokasi biaya per unit sebesar Rp 40 juta.
Selain itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk membangun rumah berbahan kayu yang dirancang lebih fleksibel dan tahan terhadap guncangan gempa.
“Rumah yang akan dibangun berbahan kayu agar lebih ringan dan tahan gempa. Menonjolkan sisi tradisional namun tetap kokoh dan fungsional. Kita ingin warga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman,” ujar KDM.
Guna memastikan pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran, Kang Dedi menggandeng Kodim setempat melalui program Karya Bakti. Ia menyatakan siap mengalokasikan dana bantuan sebesar Rp 1 Miliar untuk mendukung perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
"Saya akan siapkan dana 1 miliar rupiah, nanti dikerjakan oleh Kodim melalui program Karya Bakti. Kita tata jalannya, kita buat rumahnya yang bagus. Kampung ini harus berubah menjadi Kampung Wisata," ujar Dedi Mulyadi.
Selain pembangunan hunian, Gubernur juga meminta Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk segera menyiapkan lahan relokasi yang aman bagi warga terdampak.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Eman Suherman menyatakan kesiapan Pemkab Majalengka untuk menyediakan lahan yang tidak jauh dari Desa Sukadana, namun berada di kawasan yang lebih aman dan bebas dari potensi pergerakan tanah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah peduli dan terjun langsung meninjau lokasi bencana. Pemkab Majalengka siap menyediakan lahan relokasi yang aman bagi warga,” ungkap Bupati.
Salah seorang warga terdampak, Rohman mengaku senang dan terharu atas kunjungan Gubernur dan Bupati. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah secara langsung menjadi bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami merasa diperhatikan. Terima kasih karena pemerintah cepat merespons bencana ini,” ujarnya.
Pergerakan tanah yang terjadi di Blok Godabaya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan provinsi. Langkah cepat penanganan darurat hingga rencana relokasi permanen diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga terdampak.











