- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Dandim 1514/Morotai Tinjau Lokasi Pembangunan Sumur Bor Program Manunggal Air di Sejumlah Desa

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara - Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., melaksanakan peninjauan langsung lokasi pembangunan sumur bor dan pengambilan titik koordinat di beberapa desa di wilayah Kabupaten Pulau Morotai, pada Minggu (26/10/2025).
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Desa Cucumare, Desa Tutuhu dan Desa Maba, Desa Bere-bere, Desa Sangowo Timur dan Desa Momojiu.
Baca Lainnya :
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Manunggal Air yang diprakarsai oleh TNI Angkatan Darat, sebagai upaya membantu masyarakat dalam mendapatkan akses air bersih di wilayah yang mengalami kesulitan air, terutama di daerah terpencil dan kering.
Dalam keterangannya, Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T. menjelaskan,"Program Manunggal Air ini merupakan komitmen TNI AD dalam membantu masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan air bersih. Dengan adanya sumur bor dan jaringan air yang dibangun, diharapkan kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi untuk keperluan sehari-hari maupun kegiatan produktif seperti pertanian,” ujarnya.
Dandim menambahkan,“Air merupakan sumber kehidupan. Ketika masyarakat memiliki akses air bersih yang cukup, maka aktivitas ekonomi, pertanian, dan kesehatan pun akan meningkat. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” tutupnya.
(Pendim 1514)











