- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Dandim 1514/Morotai Paparkan Program TMMD kepada Pemerintah Daerah

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., memaparkan rencana pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026 kepada pemerintah daerah dalam rapat di Kantor Bappeda Kabupaten Pulau Morotai, Desa Muhajirin, Kecamatan Morotai Selatan, Senin (25/8/2025).
Dandim menjelaskan, TMMD merupakan program kerja sama TNI dengan pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa, khususnya wilayah terpencil.
Baca Lainnya :
“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tapi juga menyentuh aspek non-fisik. Untuk fisik, fokus kita di Desa Wayabula berupa pembuatan talud penahan ombak yang sebelumnya jebol dan merendam rumah warga. Sedangkan sasaran non-fisik meliputi penyuluhan, pembinaan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di beberapa desa,” ujar Dandim.
Ia menambahkan, hasil survei dan koordinasi sudah dilakukan sejak 2024, dan sesuai rencana TMMD akan masuk dalam anggaran tahun 2026. Dandim menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat kebersamaan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan desa serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Pulau Morotai, Hi. Hasan, menyampaikan apresiasi atas paparan yang disampaikan Kodim 1514/Morotai.
“Terima kasih kepada Dandim atas penyampaian program TMMD. Kami akan memverifikasi terlebih dahulu sesuai prosedur, mulai dari tingkat provinsi hingga pengesahan DPRD. Untuk kegiatan fisik seperti talud dan RTLH akan disinergikan dengan program dinas terkait, apakah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), hibah, atau anggaran lain yang tersedia,” jelasnya.
Hasan menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti paparan tersebut dan menyampaikan hasil pembahasan bersama pimpinan daerah agar TMMD dapat terakomodasi dalam dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Pulau Morotai tahun 2026.











