- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Dandim 1514/Morotai Hadiri Upacara Penaikan Bendera HUT RI ke-80

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Komandan Kodim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T. menghadiri Upacara Penaikan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Proklamasi RI ke-80 Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Lapangan Merah Putih Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Minggu (17/08/2025), dengan Bupati Pulau Morotai Drs. Rusli Sibua, M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara.
Seusai kegiatan, Dandim 1514/Morotai Letkol Arh Masykur Akmal menyampaikan bahwa upacara penaikan bendera ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan rasa nasionalisme dan memperkuat persatuan bangsa.
Baca Lainnya :
“Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan kita kepada jasa para pahlawan serta pengingat bagi seluruh generasi akan arti kemerdekaan. Melalui momentum HUT ke-80 ini, mari kita tingkatkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun Morotai serta Indonesia menjadi lebih baik,”ujar Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini, baik dalam keluarga maupun lingkungan sekitar, sebagai bentuk nyata pengamalan semangat kemerdekaan.
Upacara ini turut dihadiri Forkopimda Pulau Morotai, para pejabat OPD, anggota DPRD, camat, kepala desa, ASN, pelajar, serta tamu undangan lainnya.











