- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Dandim 1514/Morotai Dorong Pengusaha Muda Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., menghadiri kegiatan Forum Bisnis yang digelar oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Pulau Morotai. Acara tersebut berupa Diklatcab dengan tema “Kolaborasi Pengusaha Muda Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah”, yang berlangsung di Mutiara Inn Coffee, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, pada Rabu (17/9/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., Rektor Universitas Pasifik Morotai, para perwakilan instansi daerah, pimpinan Bank BSI Unit Morotai, Ketua BPC HIPMI Pulau Morotai, serta para pengusaha muda kabupaten Pulau Morotai.
Baca Lainnya :
Dalam kesempatan itu, Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh Masykur Akmal, S.T., M.T., menekankan pentingnya peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Morotai.
“Pulau Morotai memiliki nilai strategis sebagai wilayah perbatasan. Isu penting yang harus kita angkat adalah kedaulatan pangan. Pengusaha muda harus bisa mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujarnya.
Dandim juga menegaskan bahwa Morotai memiliki potensi besar sebagai pintu ekspor hasil lokal, bukan hanya sebagai konsumen produk luar. Oleh karena itu, HIPMI dipandang memiliki peran vital dalam mencetak wirausaha yang berorientasi pada kemandirian daerah.
“Peran HIPMI sangat penting dalam menciptakan wirausaha yang tidak hanya menambah jumlah pengusaha, tetapi mampu melahirkan visi dan misi yang mensejahterakan masyarakat Morotai,” tambahnya.
Kegiatan Diklatcab HIPMI Morotai ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pengusaha muda untuk berkolaborasi, memperkuat jejaring, dan mengoptimalkan potensi lokal yang ada di Pulau Morotai. (Pendim 1514)











