- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
Bupati Majalengka, Eman Suherman Lepas Ekspor ke Tiga negara

Literasikata.id Majalengka - Sektor Industri dan Perdagangan di Kabupaten Majalengka telah menjadi penyumbang terbesar dalam PDRB Majalengka dengan menjadi terbesar pertama.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) berusaha untuk menjadi IPSKA (Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal), agar ekspor dari Majalengka masuk PAD Majalengka.
Baca Lainnya :
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Majalengka, Iding Solehudin mengatakan dengan telah terbitnya Permendag No. 1495 Tahun 2024 menjadikan Kabupaten Majalengka sebagai IPSKA ke-13 di Jawa Barat dan ke-65 di Indonesia.
" Ada beberapa kriteria yang harus di dukung untuk mewujudkan IPSKA yaitu aktivitas ekspor, dukungan eksportir, dukungan IPSKA sekitar, dan kesiapan SDM serta sarana dan prasarana," ungkap Iding pada acara Launcing Pelatihan Ekspor MADUE di Gedung Yudha, Selasa (22/04/2025).
Menurut, Iding kehadiran Layanan SKA dan DAB di Kabupaten Majalengka diharapkan dapat meningkatkan layanan yang selama ini diperoleh di IPSKA Kabupaten lain. Jarak yang dekat diharapkan memangkas waktu dan meningkatkan kualitas layanan.
Sementara Bupati Majalengka, H. Eman Suherman mengapresiasi dengan telah diterbitkanya IPSA bagi Kabupaten Majalengka.
" Ini akan memberikan kontribusi besar bagi pendapatan Kabupaten Majalengka dari sektor ekspor yang selama ini belum masuk PAD ," tuturnya.
Bupati juga meminta dinas terkait untuk menelusuri dan meminta perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Majalengka dapat menerbitkan NPWP sesuai dengan domisili perusahaan, supaya pajaknya masuk ke Majalengka.
Ekspor yang dilepas hari ini yaitu kerajinan rotan dari CV Mandiri dengan tujuan negara Belanda , pakaian dari PT. Letex Garment yang di ekspor ke negara Kanada serta ekspor sepatu dari PT. Soetowen Ligung yang di kirim ke Amerika Serikat.











