- Gara-gara Sampah Ditinggal Sejak Sore, Kebun Mangga di Majalengka Membara: 5 Kambing Ludes Terbakar!
- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
Bupati Eman Inovasi JALISMA Persingkat Jarak Tempuh Majalengka ke Bantarujeg dan Lemahsugih .

Literasi kata id Majalengka - Dari 26 Program 100 hari kerja Bupati Majalengka, Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan salah satunya peningkatan infrastruktur jalan.
Untuk mewujudkannya dibuat inovasi perbaikan Jalan Lintas Selatan Majalengka (JALISMA). Bupati bersama Wakil Bupati dan Kadis PUTR, Kamis (22/05/2026) menyusuri jalan dari Cibodas - Cikowoan - Gununglarang Bantarujeg.
Baca Lainnya :
Menurut Bupati Eman Suherman JALISMA bukan proyek baru. Trase jalan ini sudah dirancang sejak era Bupati Tuty. Namun, realisasinya sempat mandek. Bahkan saat menjabat Kepala Dinas PUPR, Eman mengaku ikut memperjuangkan pembangunan JALISMA lewat Dana Alokasi Khusus (DAK).
Untuk merealisasikan perbaikan jalan tersebut, Pemkab Majalengka tengah mengusulkan anggaran ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp. 26 miliar. Bupati ingin pembangunan jalan ini tidak setengah-setengah. Ia berharap akses bisa dibuka lebar hingga 7 meter karena lahan masih tersedia.
" Nantinya kalau jalur ini sudah beres dampaknya akan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah selatan menuju Bantarujeg dan Lemahsugih, waktu tempuh pun akan lebih singkat, cukup 45 menit tanpa harus memutar lewat Cihaur atau Talaga." ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Agus Permana menambahkan untuk perbaikan Jalan Lintas Selatan Majalengka sepanjang 29,56 kilometer dari Sindangkasih - Cibodas- Cikowoan Nunuk - Kadut- Gununglarang- Mekarwangi - Bantarmerak - Kepuh sampai Sadawangi Lemahsugih.
" Perbaikan infrakstruktur jalan dalam program JALISMA telah di anggarkan di APBD Kabupaten tahun 2025 sebesar Rp. 2,2 milyar untuk memperbaiki kerusakan jalan ruas jalan Badugjaya - Cikowoan dan ruas jalan Cikowoan - Kadut sepanjang 7 kilometer," jelas Agus.
Sementara itu Nanang warga Gunularang Bantarujeg mengaku senang dengan adanya perbaikan jalan lintas ini. Menurutnya setelah jalan bagus minimal masyarakat yang akan ke kota Majalengka bisa menghemat waktu tempuh.
" Dengan adanya jalan lintas ini waktu tempuh juga bisa berkurang, dari tadinya lewat cihaur sampai ke Gununglarang 1 jam makan lewat jalur baru ini bisa ditempuh 30 menit ," tuturnya.











